SULTRATOP.COM, MUNA – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna kini dijabat Penjabat (Pj) Sekda, Laode Hafili Pau, setelah Edy Uga memasuki masa pensiun. Di tengah pergantian tersebut, Pemkab Muna mulai mempersiapkan proses seleksi untuk menentukan Sekda definitif.
Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muna tengah menunggu rekomendasi dari Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, sebagai dasar untuk memulai tahapan seleksi calon Sekda Muna.
Kepala BKPSDM Muna, Hidayat Ardi Ponto, mengatakan pihaknya telah menyurati Gubernur Sultra untuk meminta persetujuan pelaksanaan seleksi jabatan tersebut.
“Kita sudah melayangkan surat ke Gubernur sekitar dua minggu lalu untuk meminta persetujuan agar tahapan seleksi segera dimulai,” ujar Hidayat, Senin (12/10/2026).
Hidayat menjelaskan, proses seleksi Sekda Muna akan dipimpin Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, dengan anggota panitia seleksi (pansel) yang terdiri atas dua akademisi dari Universitas Halu Oleo (UHO) dan Kepala BKPSDM Sultra.
Seiring persiapan seleksi tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Muna mulai berpeluang untuk mengikuti proses penjaringan calon Sekda. Hidayat menyebut seluruh pejabat eselon II memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Menurutnya, penilaian calon tidak hanya didasarkan pada persyaratan administratif, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman kepemimpinan, serta kinerja selama menduduki jabatan sebelumnya.
“Sebenarnya semua eselon II berpotensi mencalonkan diri. Soal siapa yang pantas, kami juga nantinya akan melihat rekam jejak calon. Bagaimana pengalaman memimpin instansi, apakah ada terobosan dan peningkatan dari instansi yang dipimpinnya,” jelas Hidayat.
Ia menambahkan, setiap calon akan melalui tahapan seleksi administrasi untuk memastikan kesesuaian persyaratan, termasuk riwayat jabatan yang pernah diduduki. Hasil seleksi administrasi selanjutnya akan diumumkan oleh pansel.
Hidayat menyebut sejumlah pejabat yang dinilai berpeluang mengikuti seleksi Sekda Muna, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muna, Mustajab, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Muna, Muhammad Haidar, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muna, Mowik.
Meski demikian, ia menegaskan peluang tersebut tetap bergantung pada persyaratan dan mekanisme seleksi yang berlaku.
“Berdasarkan rekam jejak dan kinerja, banyak calon kuat yang berpeluang menduduki jabatan Sekda Muna yang baru,” tambahnya.
Hidayat menegaskan, proses seleksi ditargetkan rampung tahun ini agar pengisian jabatan Sekda tidak berlarut-larut. Pemkab Muna berharap Sekda definitif yang baru dapat terpilih dan mulai menjalankan tugas pada 2027 mendatang. (b-/ST)
Laporan: Nasrudin
Editor: Jumriati
Catatan Redaksi:
Redaksi melakukan perubahan judul dan perbaikan isi berita untuk menyesuaikan dengan fakta terbaru.
Sebelumnya, berita ini diterbitkan dengan judul “Kursi Sekda Muna Segera Kosong, Pemkab Tunggu Restu Gubernur untuk Lakukan Seleksi”. Judul tersebut kemudian diubah menjadi “Pemkab Muna Tunggu Restu Gubernur untuk Seleksi Sekda Definitif”
Selain perubahan judul, redaksi juga memperbaiki informasi terkait jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna. Dalam pemberitaan sebelumnya, redaksi menyebutkan belum adanya Penjabat (Pj) Sekda. Namun, berdasarkan informasi terbaru, jabatan Pj Sekda Muna telah diisi oleh Laode Hafili Pau yang dilantik pada 5 Oktober 2026.
Atas kekeliruan informasi tersebut, redaksi menyampaikan permohonan maaf kepada pembaca dan seluruh pihak terkait.




















