SULTRATOP.COM, MUNA — Desa Ghonebalano, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, mendapat bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp2 miliar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra).
Bantuan yang bersumber dari APBD Pemprov Sultra 2026 itu merupakan program khusus untuk mendukung penataan kawasan di Desa Ghonebalano yang menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Muna, Ashar Dulu, mengatakan bantuan tersebut sepenuhnya bersumber dari APBD Pemprov Sultra dan disalurkan langsung kepada masyarakat penerima.
“Bantuan bedah rumah di Desa Ghonebalano sebanyak 40 unit dengan total anggaran sebesar Rp2 miiar,” terang Ashar Dulu, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Senin (5/10/2026).
Ashar menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Muna tidak terlibat secara teknis dalam penyaluran bantuan tersebut karena menjadi kewenangan Pemprov Sultra.
“Bantuan ini sepenuhnya menjadi kewenangan dari Pemprov Sultra. Kami hanya mengetahui nilainya Rp50 juta per unit,” jelasnya.
Selain program khusus tersebut, Kabupaten Muna juga mendapat bantuan Program Gotong Royong Bedah Rumah dari Pemprov Sultra yang diluncurkan serentak pada 30 September 2026 melalui kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Sultra dan Baznas Sultra.
Ashar mengatakan, program tersebut mengalokasikan bantuan sebesar Rp20 juta per unit untuk 12 rumah yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Muna.
Ia menyebutkan, bantuan tersebut tersebar di Desa Banggai sebanyak tiga unit, Desa Lupia tiga unit, Desa Wawesa satu unit, Desa Dana dua unit, serta tiga unit di Kecamatan Katobu.
Sementara itu, Kepala Desa Ghonebalano, Muhammad Ery menuturkan bantuan bedah rumah sebanyak 40 unit dari Pemprov Sultra dibangun di kawasan kumuh di Desa Ghonebalano.
Menurutnya, bantuan tersebut berawal dari kunjungan Dinas Perumahan Pemprov Sultra ke kawasan Kampung Nelayan Ghonebalano. Dalam kunjungan itu, ditemukan sejumlah permukiman yang masih membutuhkan penataan.
Ery menegaskan, program bedah rumah tersebut diprioritaskan untuk mendukung penataan kawasan kumuh di Desa Ghonebalano.
Selain bedah rumah, pemerintah desa juga telah mengusulkan sejumlah program penataan kawasan kepada Pemprov Sultra, di antaranya pembangunan jalan dan drainase sepanjang 200 meter, fasilitas MCK, serta sarana olahraga.
“Kita sangat bersyukur atas berbagai bantuan yang masuk di desa kami, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan penataan lingkungan di desa semakin baik,” harapnya. (B/ST)
Laporan: Nasrudin
Editor: Jumriati




















