18 April 2024
Indeks

Anak Tiga Mantan Gubernur Sultra Jadi Caleg Gagal di Pemilu 2024

  • Bagikan
Anak Gubernur Sulawesi Tenggara
Alvian Taufan Putra - Sitya Giona Nur Alam - Mohammad Zayat Kaimoeddin

SULTRATOP.COM – Anak para mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) mewarnai kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Mereka maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra.

Ketiganya adalah Alvian Taufan Putra yang merupakan anak Ali Mazi, Sitya Giona Nur Alam anak Nur Alam, dan Mohammad Zayat Kaimoeddin anak Laode Kaimoeddin.

Iklan Astra Honda Sultratop

Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 56 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPRD Provinsi Sultra, ketiganya tak mampu memuncaki perolohan suara di partainya masing-masing yang mendapatkan kursi.

Kontestasi Pemilu 2024 membuktikan jalan politik masih terlalu keras buat mereka tapaki, meski ayah mereka pernah jadi orang nomor satu di provinsi ini dengan segala pencapaiannya.

Misal Ali Mazi yang terkenal dengan pembangunan Tugu Eks-MTQ hingga jalan “tol” Kendari – Toronipa. Kemudian Nur Alam dengan pembangunan Masjid Al – Alam, dan Laode Kaimoeddin dengan pembukaan ruas-ruas jalan dalam Kota Kendari.

Alvian Taufan Putra (Anak Ali Mazi)

Pada saat Ali Mazi menjabat sebagai Gubernur Sultra periode keduanya (2018-2023), sosok Alvian Taufan Putra mulai muncul. Dia terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Provinsi Sultra, dan juga tercatat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sultra.

Di kancah politik, Alvian maju lewat partai Nasdem yang pada tingkat provinsi partai ini dipimpin ayahnya sendiri, Ali Mazi. Pada Pemilu 2024 kali ini Alvian maju DPRD Provinsi Sultra Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang mencakup wilayah Buton, Baubau, Wakatobi, Buton Selatan, dan Buton Tengah.

Perolehan suara anak Ali Mazi
Perolehan suara Alvian Taufan Putra.

Alvian menjadi nomor urut 1 di partai besutan Surya Paloh itu. Dia memperoleh 4.535 yang menempatkannya pada peringkat ke-2 suara terbanyak. Perolehan demikian masih kalah jauh dari peringkat pertama Syahrul Said (petahana) dengan raihan 16.406 suara.

Sitya Giona Nur Alam (Anak Nur Alam)

Ketika Nur Alam menjabat Gubernur Sultra dua periode (2008-2017) Sitya Giona belum tampak dalam catur perpolitikan Sultra. Giona mulai tampil ke publik sebagai politisi ketika menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Wanita (Garnita) Malahayati Nasdem Sultra pada 2021.

Lalu pada tahun 2022 Giona mulai terwacana maju dalam Pemilihan Wali Kota Kendari 2024. Bersamaan dengan target tersebut, ternyata ia juga maju mencalonkan diri dalam pemilihan calon legislatif (Pilcaleg) 2024.

Sama dengan anak Ali Mazi, anak Nur Alam ini juga lewat partai Nasdem, seperti halnya Tina Nur Alam (istri Nur Alam) yang juga Caleg dari Nasdem untuk DPR RI. Giona memilih Dapil 1 Sulawesi Tenggara yang meliputi wilayah Kendari. Di partai Nasdem, Giona menjadi caleg nomor urut 6.

Kans Giona di Pileg makin besar dengan bebasnya Nur Alam dari penjara pada 16 Januari 2024, sebelum pemilihan. Ia memiliki pesaing di internal Nasdem dengan adanya sosok Sudarmanto yang dua periode duduk sebagai legislator di DPRD Provinsi Sultra.

Perolehan suara anak Nur Alam
Perolehan suara Sitya Giona Nur Alam.

Pada akhirnya, Giona masih belum mampu melampaui Sudarmanto. Giona hanya mampu meraih 5.713 suara, yang menempatkannya sebagai peraih suara terbanyak kedua di Nasdem. Kalah jauh dari Sudarmanto yang suaranya tembus 14.583.

Mohammad Zayat Kaimoeddin (Anak Laode Kaimoeddin)

Sang ayah La Ode Kaimoeddin, semasa hidupnya adalah Gubernur Sultra dua periode (1992-1997 dan 1997-2002). Anaknya, Mohammad Zayat Kaimoeddin awalnya berkarir di pemerintahan sebagai birokrat, yang puncaknya menjadi Penjabat (Pj) Bupati Muna pada 2015.

Setelah itu, Zayat yang akrab dengan nama “Derik” maju dalam Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kendari pada 2017 dengan menggandeng Suri Syahriah Mahmud dari Demokrat. Namun mereka dikalahkan oleh pasangan Adriatma Dwi Putra (ADP)-Sulkarnain.

Usai kekalahan itu, jejak Derik di politik tak begitu mencolok. Kabar terbaru, ia tampil di Pilcaleg DPRD Provinsi 2024 lewat PDI Perjuangan di Dapil Sultra 1 (Kendari). Namun ini pun nyaris senyap dengan tidak tampaknya baliho sosialisasi, jauh beda ketika dia maju Pilwali.

Perolehan suara Mohammad Zayat Kaimoeddin.

Di PDI Perjuangan, Derik melempem di peringkat 5 dalam perolehan suara dengan hanya mengumpulkan 311 suara. Sementara caleg lain Gunartin 12.195, Nirna Lachmuddin 10.298, Leonardus Latu 814, dan Simon Palallo Palloan 779 suara. (===)



google news sultratop.com
  • Bagikan