16 June 2024
Indeks
Iklan Dispar Sultra Jelajahi Sulawesi Tenggara

Meski Banyak Nutrisi, Waspada Makan Labu Siam

  • Bagikan
Labu Siam
Labu Siam. (Gambar: Pixabay)

SULTRATOP.COM – Labu siam merupakan tumbuhan menjalar dari keluarga labu-labuan yang menjadi bahan konsumsi. Namun, jika Anda ingin mencoba makan labu siam atau khawatir dengan keracunan makanan, perhatikan penjelasan berikut.

Labu siam adalah buah asli Meksiko selatan dan Amerika Selatan bagian utara. Ada varietas berwarna krem dengan kulit keputihan dan varietas hijau pucat. Teksturnya renyah saat mentah, namun menjadi lembut dan meleleh saat dipanaskan.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Aslinya ini adalah buah yang tidak memiliki banyak rasa, tetapi jika kuat akan terasa pahit. Saat memilih lbu ini di pasar atau super market, pilihlah yang padat dan tidak ada goresan atau perubahan warna pada permukaan kulitnya.

Gejala yang Ditimbulkan oleh Labu Siam

Labu siam mengandung cucurbitacin, yang merupakan komponen pahit. Ini dapat menyebabkan gejala seperti keracunan makanan, reaksi alergi, dan gangguan pencernaan.

1. Keracunan makanan

Mengkonsumsi cucurbitacin dalam jumlah besar, komponen pahit yang terkandung dalam labu siam, dapat menyebabkan gejala keracunan makanan seperti sakit perut dan diare.

Sayuran dan buah cucurbitaceous yang dapat dimakan hampir tidak mengandung cucurbitacins karena pembiakan selektif. Namun, pada kesempatan yang jarang terjadi, strain dengan cucurbitacin tingkat tinggi dapat terjadi karena persilangan dengan melon hias, jadi harus berhati-hati untuk mencegah keracunan makanan.

Jika rasa pahitnya terlalu kuat maka itu mengandung banyak cucurbitacin yang meningkatkan risiko keracunan makanan, sehingga sebaiknya hindari. Ada baiknya hindarilah risiko keracunan makanan dan makan labu siam yang enak.

2. Reaksi alergi

Pada beberapa orang, sistem imun tubuh bereaksi terhadap kandungan yang terkandung dalam labu siam sehingga menimbulkan reaksi alergi. Reaksi alergi dapat menyebabkan berbagai gejala, antara lain gejala pada kulit dan selaput lendir, muntah, diare, bersin, pilek, dan kesulitan bernapas. Cari pertolongan medis segera jika gejala berkembang, karena dapat mengancam jiwa.

3. Gangguan pencernaan

Makan labu siam terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan karena kandungan serat yang tinggi pada labu siam. Serat makanan adalah komponen makanan yang mencapai usus besar tanpa dicerna atau diserap di usus kecil.

Sebaiknya berhati-hatilah untuk tidak berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Jika Anda tidak tahu apakah itu gangguan pencernaan atau keracunan makanan, maka segera temui dokter.

Nutrisi dalam Labu Siam

Labu siam terdiri dari 94% air dan memiliki kalori rendah 20kkal per 100g, menjadikannya bahan yang direkomendasikan bagi mereka yang memperhatikan kalori dalam makanan biasa. Terdapat empat komponen nutrisi yang terkandung dalam labu siam.

1. Serat makanan

Labu siam mengandung banyak serat makanan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, serat pangan merupakan bahan gizi yang diharapkan dapat memberikan efek kesehatan dengan mencapai usus besar dan menyesuaikan kondisi lambung.

Asupan harian yang direkomendasikan adalah 21g atau lebih untuk pria berusia 18 hingga 64 tahun, dan 18g atau lebih untuk wanita. Labu siam yang mengandung banyak serat makanan dianjurkan untuk mencapai target asupan.

2. Kalium

Labu siam mengandung mineral potasium. Kalium memiliki efek mengeluarkan natrium dari tubuh, sehingga merupakan bahan nutrisi penting dalam mengatur kadar garam dalam tubuh.

Untuk mencegah penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup, perlu mengonsumsi 3.000 mg atau lebih per hari untuk pria dewasa dan 2.600 mg atau lebih untuk wanita.

3. Vitamin C

Labu siam mengandung banyak vitamin C. Vitamin C adalah nutrisi yang larut dalam air yang bertindak sebagai antioksidan. Vitamin C juga dibutuhkan untuk membuat kolagen, protein yang dibutuhkan tubuh untuk menyembuhkan luka.

Vitamin C memiliki efek mempromosikan penyerapan zat besi dari makanan nabati seperti sayuran, dan merupakan nutrisi yang bekerja pada sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari penyakit.

4. Asam folat

Labu siam mengandung banyak asam folat. Asam folat adalah vitamin yang larut dalam air dan anggota kelompok vitamin B. Ini adalah nutrisi yang ditemukan dengan cara diekstraksi dari bayam, dan terkait dengan aksi sintesis DNA dan RNA dalam tubuh, serta aksi metabolisme asam amino dan sintesis protein. (===)

 

Sumber: gourmet-note.jp

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan