16 June 2024
Indeks
Iklan Dispar Sultra Jelajahi Sulawesi Tenggara

6 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan

  • Bagikan
Kentang. (Foto: Pixabay)

SULTRATOP.COM – Memanaskan kembali makanan merupakan hal yang lazim dilakukan saat makanan yang dimasak tidak habis. Sayangnya, memanaskan kembali makanan bisa menyebabkan keracunan atau masalah kesehatan lainnya yang lebih buruk.

Melansir laman Insider, berikut 6 jenis makanan yang tidak boleh Anda panaskan ulang untuk alasan kesehatan.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Kentang

Anda harus berpikir dua kali sebelum memanaskan sisa kentang karena bisa membuat Anda sakit.

Jika kentang yang sudah dimasak terlalu lama dibiarkan dingin pada suhu ruangan, bakteri penyebab botulisme dapat terbentuk.

Pemanasan ulang tidak selalu membuat kentang cukup panas untuk membunuh bakteri, bahkan jika hidangannya tampak panas sekali.

Jika Anda tidak memasukkan kentang ke dalam lemari es tepat setelah disajikan, jangan mengambil risiko keracunan makanan dengan memakannya keesokan harinya.

Jamur

Memanaskan kembali jamur bisa membuat Anda sakit perut. Menurut Dewan Informasi Makanan Independen dan Eropa, memanaskan kembali jamur adalah kesalahan besar.

Jamur mengandung protein yang dapat dirusak oleh enzim dan bakteri jika tidak disimpan dengan baik, misalnya dibiarkan terlalu lama pada suhu kamar.

Memanaskan kembali dan mengonsumsi jamur dengan cara ini bisa membuat Anda sakit perut.

Jika Anda benar-benar harus memanaskan kembali jamur, Dewan Informasi Makanan Eropa merekomendasikan untuk menghangatkannya hingga setidaknya 158 derajat Fahrenheit.

Ayam

Anda mungkin pernah mendengar bahwa memanaskan ayam sisa bisa berbahaya. Meskipun tidak sepenuhnya benar bahwa ayam yang dipanaskan kembali akan menyebabkan keracunan makanan, tapi sebaiknya Anda waspada.

Lydia Buchtmann, juru bicara Dewan Informasi Keamanan Pangan, mengatakan, secara teknis tidak apa-apa untuk memanaskan kembali ayam. Namun, Anda perlu memastikan setiap bagian ayam telah mencapai suhu setidaknya 175 derajat Fahrenheit untuk memastikan bakteri berbahaya terbunuh.

Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan termometer memasak. Selain itu, Anda perlu memastikan ayam yang dimasak disimpan di bawah 42 derajat Fahrenheit setiap saat jika Anda berencana untuk memanaskannya kembali, dan Anda harus membuang ayam matang yang sudah ada lebih dari tiga hari.

Telur

Food and Drug Administration menyarankan memanaskan kembali telur yang telah didiamkan sebentar saja bisa berbahaya.

Menurut FDA, Anda tidak boleh meninggalkan telur atau piring berisi telur di luar kulkas selama lebih dari dua jam atau lebih dari satu jam dalam cuaca panas.

Artinya, tidak boleh memanaskan kembali telur yang telah disajikan. Bakteri seperti Salmonella dapat berkembang biak dengan cepat di piring telur dan menyebabkan keracunan makanan yang serius.

Nasi

Memanaskan kembali nasi dapat menyebabkan keracunan bakteri.

Seperti yang dilaporkan BBC, nasi yang dimasak dapat terkontaminasi oleh bakteri bernama Bacillus cereus.

Meskipun bakteri ini tidak berbahaya, namun mereka sebenarnya membuat spora yang beracun dan tahan panas.

Bayam

Bayam merupakan salah satu makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali. Nitrat dalam bayam dapat diubah menjadi nitrit dan kemudian menjadi nitrosamin dengan cara dipanaskan kembali.

Beberapa nitrosamin bersifat karsinogenik dan dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk membawa oksigen. Temuan ini telah didukung oleh Dewan Informasi Pangan Eropa. (—–)

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan