16 June 2024
Indeks
Iklan Dispar Sultra Jelajahi Sulawesi Tenggara

Sisi Gelap Industri Operasi Plastik Korea

  • Bagikan
Operasi Plastik
Operasi Plastik. (Gambar: Pexels)

SULTRATOP.COM – Tindakan ilegal seperti operasi proksi oleh dokter “hantu” menjadi sisi gelap di industri operasi plastik Korea Selatan (Korsel). Operasi proksi adalah semacam operasi bedah tanpa ada kejelasan identitas si dokter, makanya sebutannya adalah dokter hantu.

Itu adalah kejahatan industri operasi plastik yang mana pihak berwenang di sana tidak bisa lagi mengendalikan industri operasi plastik. Industri ini telah tumbuh dan berkembang seperti jamur di musim hujan, saking banyaknya klinik untuk jasa operasi plastik.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Para dokter hantu ini kebanyakan berada di Gangnam, Seoul. Kota ini adalah landmark operasi plastik yang cukup terkenal di seluruh dunia. Ada sekitar 1.500 klinik bedah plastik yang beroperasi dengan puluhan ribu operasi plastik setiap tahunnya.

Sulit untuk menemukan statistik yang akurat karena ini adalah praktik medis tanpa asuransi. Berdasarkan perkiraan, dalam satu tahun sekitar 20.000 pasien asing yang mengunjungi institusi medis di Korea Selatan untuk operasi plastik. Banyak dari mereka menjalani operasi di daerah Gangnam. Total biaya operasi plastik yang mereka bayarkan di Korea mencapai 82,9 miliar won (sekira Rp1 Triliun) per tahun.

Industrialisasi dan pabrikasi operasi plastik di Korea Selatan berkembang seiring dengan semakin banyaknya pasien yang berbondong-bondong ke rumah sakit dan institusi medis. Menurut kesaksian para dokter, ada rumah sakit yang belasan dokternya mengatur waktu operasi plastik tiap bagian dan jumlah operasi per hari.

Rumah sakit itu menggunakan “status terkenal” untuk mengumpulkan pasien, konseling dengan dokter yang sudah terkenal (bintang). Namun operasi sebenarnya dilakukan oleh dokter “tak berwajah” lainnya. Praktik berbahaya itu untuk menipu pasien.

Meledaknya iklan operasi plastik sejalan dengan fenomena pasar di mana persaingan antar institusi medis semakin memanas. Bahkan, ketika iklan di media internet dan sarana transportasi umum juga diperbolehkan, iklan operasi plastik meningkat signifikan.

Para ahli menunjukkan bahwa pengeluaran iklan operasi plastik yang berlebihan menyebabkan operasi plastik sembarangan, dan kecelakaan operasi plastik.

Modus Penipuan Operasi Plastik Korea

Setelah rumah sakit atau klinik bedah plastik menciptakan “dokter bintang” melalui iklan, semua pasien yang datang ke dokter menjadi tidak mungkin untuk tertangani. Tidak ada pilihan selain melakukan operasi pengganti oleh dokter hantu.

Ketika berkonsultasi dengan pasien, seorang dokter bintang akan berbicara seolah-olah dia akan melakukan operasi. Setelah pasien yang sebenarnya memasuki ruang operasi dan tak sadarkan diri karena bius, dokter lain akan melanjutkan operasi. Masalah terbesar dengan operasi seperti ini adalah tindakan penipuan yang mengabaikan keselamatan dan kesehatan pasien.

Ketika seorang pasien memilih dokter yang merawat, dia mendelegasikan semua hak untuk menyentuh tubuhnya kepada dokter yang merawat. Dalam kasus operasi pengganti, bukan hanya tidak mudah untuk menentukan kualitas perawatan medis, tetapi juga sulit untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan medis.

Rumah sakit lebih memilih menyewa dokter hantu karena biaya tenaga kerja yang rendah. Sebagian besar dokter hantu adalah non-spesialis yang ingin mempelajari keterampilan operasi plastik, dan alasan mengapa beberapa rumah sakit dapat mendiskon biaya operasi plastik adalah karena dokter hantu ini.

Keberadaan dokter hantu benar-benar terselubung, dan tidak dapat ditemukan dalam catatan medis atau catatan bedah. Selain itu, dalam upaya menipu pasien, mereka seringkali membuat pilihan yang berisiko, seperti penggunaan obat-obatan psikotropika secara berlebihan. (===)

 

Sumber: Pengamat Medis di Monews.co.kr

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan