18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Perkuat Literasi Keuangan di Pelosok, OJK Sultra Kunjungi Daerah 3T di Daratan Buton

  • Bagikan
Perkuat Literasi Keuangan di Pelosok, OJK Sultra Kunjungi Daerah 3T di Daratan Buton
Selama empat hari, mulai tanggal 6 hingga 9 April 2026, OJK Sultra menyambangi wilayah pedesaan serta daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di daratan Buton guna membekali masyarakat dengan pemahaman finansial yang sehat. (Foto: ISTIMEWA)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah. Selama empat hari, mulai tanggal 6 hingga 9 April 2026, OJK Sultra menyambangi wilayah pedesaan serta daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di daratan Buton guna membekali masyarakat dengan pemahaman finansial yang sehat.

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di Desa Lasiwa (Kabupaten Buton Utara), Buton Tengah, Buton, hingga Buton Selatan. Sebanyak 428 peserta yang terdiri dari pelajar, pelaku UMKM, nelayan, aparatur desa, hingga tokoh masyarakat mengikuti program yang menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) ini.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan dukungan nyata terhadap target nasional dalam RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045. Menurutnya, masyarakat di wilayah pedesaan masih menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan akses informasi dan ancaman kejahatan keuangan.

“Edukasi keuangan diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah secara merata. Kami ingin masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan, sekaligus waspada terhadap maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong, seperti kasus AMG Pantheon yang telah dinyatakan ilegal,” tegas Indra.

Upaya OJK ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah setempat. Sekretaris daerah di tiap-tiap wilayah yang hadir memberikan apresiasi tinggi dan mengimbau warganya agar tidak tergiur oleh penawaran investasi dengan keuntungan tidak wajar.

Untuk memperluas akses layanan keuangan formal, OJK Sultra tidak bergerak sendiri. Mereka menggandeng sejumlah industri jasa keuangan, di antaranya: Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra, BPR Bahteramas Buton dan Buton Utara, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Muamalat

Dalam sesi diskusi yang interaktif, masyarakat banyak menanyakan soal keamanan data pribadi dan cara melaporkan penipuan. Menanggapi hal tersebut, OJK memperkenalkan Indonesia Anti-Scam Center (IASC) sebagai wadah koordinasi lintas lembaga untuk menindaklanjuti laporan penipuan transaksi keuangan, termasuk pemblokiran rekening.

Bagi konsumen yang memiliki keluhan terkait layanan jasa keuangan, OJK menyediakan kanal resmi melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) dan Layanan Kontak OJK 157.

Materi edukasi kali ini secara khusus difokuskan pada komunitas nelayan dan masyarakat pesisir yang memiliki tingkat literasi keuangan cenderung rendah. Materi yang disampaikan meliputi manajemen keuangan keluarga, pengenalan produk perbankan, hingga tips menghindari jeratan pinjol ilegal.

Melalui program ini, OJK Sultra berharap masyarakat Sulawesi Tenggara semakin cerdas dalam mengelola asetnya dan hanya menggunakan produk layanan jasa keuangan yang legal, aman, serta terpercaya demi masa depan finansial yang lebih stabil. (—)

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan