13 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Pesta Miras Berakhir Tragis, Dua Pria di Muna Barat Duel Parang, Satu Tewas di Tempat

  • Bagikan
Pesta Miras Berakhir Tragis, Dua Pria di Muna Barat Duel Parang, Satu Tewas di Tempat
Korban perkelahian LT terbaring di tanah dengan luka potong pada bagian leher dan kepala bagian belakang. (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Pesta minuman keras (miras) tradisional jenis kameko di sebuah pondok kebun kawasan Kampung Lama, Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), berakhir tragis. Dua pria paruh baya yang masih memiliki hubungan kekeluargaan terlibat duel maut menggunakan senjata tajam jenis parang.

Akibat peristiwa berdarah yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 16.00 WITA tersebut, seorang pria berinisial LT (61) dilaporkan tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, membenarkan adanya insiden perkelahian berdarah yang dipicu oleh pengaruh alkohol tersebut.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

“Benar, telah terjadi perkelahian antara dua orang laki-laki menggunakan parang. Diduga keduanya dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi miras jenis kameko. Korban berinisial LT meninggal dunia di tempat setelah mengalami luka sayatan parang pada leher dan kepala bagian belakang,” ujar Ipda Jaman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (13/7/2026).

Ipda Jaman menjelaskan, tragedi ini bermula ketika terduga pelaku, LN (54), bersama seorang rekannya berinisial AL, sedang bersantai di pondok kebun sambil menenggak kameko. Tak lama kemudian, rekan lainnya berinisial PR datang bergabung. Disusul oleh korban, LT, yang juga datang dan ikut melingkar dalam pesta miras tersebut.

Awalnya, situasi berlangsung hangat. Mereka minum sambil berbincang-bincang santai. Di tengah jalannya pesta miras, PR pamit untuk tidur di pondoknya, sementara AL juga undur diri untuk kembali ke kebunnya. Praktis, di lokasi tersebut hanya menyisakan dua orang, yakni LN dan LT.

“Saat tersisa berdua itulah petaka dimulai. Tanpa alasan yang jelas, korban LT tiba-tiba mencabut sebilah parang dan langsung mengayunkannya ke arah LN hingga mengenai lengan kirinya. LN langsung melarikan diri ke rumahnya sambil dikejar oleh LT,” beber Jaman.

Setibanya di rumah, LN yang tersulut emosi langsung mengambil parangnya sendiri. Ia berbalik arah menghampiri LT yang mengejarnya. Duel satu lawan satu menggunakan senjata tajam pun tak terhindarkan di antara keduanya.

Setelah terlibat saling serang dalam jarak dekat, LT yang mulai terdesak akhirnya memilih melarikan diri. Namun, giliran LN yang kini mengejar korban

“Dalam pelariannya tersebut, LT terjatuh dan kemudian LN mengayunkan parang ke arah tubuh LT dan mengenai leher bagian belakang dan kepala bagian belakang. Akibat luka tersebut, LT meninggal di tempat,” ucapnya.

Usai duel maut tersebut, LN ambruk akibat luka-luka yang dideritanya. Pihak kepolisian memastikan LN mengalami luka robek serius pada lengan kiri, lengan kanan, serta pinggang sebelah kiri.

Pelaku LN saat ini sudah dievakuasi dan tengah menjalani perawatan medis intensif di RSUD dr. Baharuddin, Raha. (B/ST)

Laporan: Adin
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan