SULTRATOP.COM, KENDARI — Sebanyak 34.107 calon siswa mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun Ajaran 2026/2027. Dari 17 kabupaten dan kota, Kota Kendari menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof. Aris Badara, mengatakan jumlah pendaftar tahun ini terdiri atas 25.453 calon siswa SMA dan 8.654 calon siswa SMK.
Berdasarkan data Dikbud Sultra, Kota Kendari mencatat jumlah pendaftar tertinggi dengan 5.878 calon siswa. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 3.584 pendaftar, disusul Kabupaten Muna 3.363 pendaftar, Kota Baubau 2.896 pendaftar, Kabupaten Kolaka 2.747 pendaftar, dan Kabupaten Konawe 2.536 pendaftar.
Sementara itu, Kabupaten Bombana mencatat 2.073 pendaftar, Kabupaten Buton 1.629, Kabupaten Buton Tengah 1.459, Kabupaten Kolaka Timur 1.373, Kabupaten Kolaka Utara 1.327, Kabupaten Buton Selatan 1.162, Kabupaten Wakatobi 1.137, Kabupaten Muna Barat 1.087, Kabupaten Buton Utara 926, Kabupaten Konawe Utara 791, dan Kabupaten Konawe Kepulauan menjadi daerah dengan jumlah pendaftar paling sedikit, yakni 212 calon siswa.
Aris mengatakan, hasil seleksi SPMB telah diumumkan pada Jumat (3/7/2026). Dari total 399 SMA dan SMK negeri yang menggunakan aplikasi SPMB, sebanyak 288 sekolah telah mengunggah hasil seleksi ke sistem.
“Hari ini pengumuman pendaftaran calon siswa. Kita berharap tidak ada persoalan-persoalan serius terkait dengan SPMB,” kata Aris kepada awak media.
Ia menjelaskan, beberapa daerah masih mengalami kendala teknis, terutama gangguan jaringan internet dan keterlambatan operator sekolah dalam mengunggah hasil seleksi. Kondisi tersebut terjadi di Kabupaten Konawe Selatan, Kolaka Utara, Buton, dan Bombana.
Dikbud Sultra menjadwalkan proses daftar ulang bagi calon siswa yang dinyatakan lulus pada 6 hingga 8 Juli 2026. Selanjutnya, pengisian kursi yang masih kosong akan dibuka mulai 9 Juli 2026. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati

















