16 June 2024
Indeks
Iklan Dispar Sultra Jelajahi Sulawesi Tenggara

Penyebab dan Gejala Stroke, Penyakit yang Bikin Lumpuh

  • Bagikan
Stroke
Ilustrasi stroke. (Gambar: Pixabay)

SULTRATOP.COM –  Gejala stroke dapat Anda deteksi sejak dini. Stroke adalah penyumbatan atau pendarahan pembuluh darah di otak karena suatu sebab, yang mencegah nutrisi mencapai sel-sel otak. Penyakit yang sangat menghancurkan ini kadang menjadi penyebab kelumpuhan.

Penyebab stroke biasanya adalah tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, dan kolesterol tinggi (hiperlipidemia). Namun kebiasaan gaya hidup seperti merokok, obesitas, diet, konsumsi alkohol berlebihan, kurang olahraga, dan stres dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit ini.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Ada dua jenis utama stroke: hemoragik, saat pembuluh darah di otak pecah dan berdarah, dan iskemik saat pembuluh darah di otak tersumbat.

Gejala Stroke

Otak manusia mengendalikan semua fungsi seperti aktivitas hidup, tindakan, sensasi, dan pikiran. Area otak yang berbeda bertanggung jawab atas fungsi-fungsi ini. Begitu otak rusak akibat stroke, fungsi otak yang bertanggung jawab atas area tersebut tetap terganggu.

Oleh karena itu, gejala yang muncul sangat berbeda tergantung pada arteri mana yang tersumbat dan menyebabkan bagian otak mana yang mengalami perdarahan.

Gejala utama stroke adalah sebagai berikut.

Sakit kepala

Perdarahan otak ditandai dengan serangan mendadak sakit kepala hebat. Dengan perdarahan otak, Anda akan merasakannya sakit yang hebat.

“Rasanya kepalaku mau meledak” kira-kira begitu ucapan orang yang mengalaminya.

Kelumpuhan

Pada kasus pendarahan otak, banyak orang yang mengalami gejala tidak dapat menggerakkan satu sisi tubuh (kesulitan bergerak). Gangguan muncul di sisi kiri dan kanan area otak yang mengalami kerusakan.

Gangguan sensorik

Kelumpuhan dapat disertai dengan parestesia (perasaan sakit seperti rasa abnormal, kesemutan, dan rasa terbakar) pada satu sisi tubuh. Ini terutama terlihat pada tangan dan kaki.

Hambatan bicara

Gangguan bahasa meliputi afasia (kesulitan berbicara) dan disartria (susah mengucapkan). Karena gangguan ini juga maka sulit bagi orang-orang di sekitar untuk memahami apa yang Anda bicarakan.

Gangguan penglihatan

Gangguan pandangan mata biasanya karena ada masalah pada otak kanan. Pandangan bisa menyempit, dan pandangan kadang juga kabur. Itu cenderung muncul hanya di satu sisi, kiri atau kanan.

Pusing

Pusing ini membuat orang mabuk tidak bisa berjalan lurus. Bahkan jika Anda berjalan, Anda tidak akan bisa berdiri, dan jika Anda tidur, langit-langit akan berputar dan Anda tidak akan bisa bangun.

Kesulitan mengontrol otot

Kondisi ini adalah Ataxia yakni kontrol otot yang buruk. Ini dapat menyebabkan kesulitan dalam menggerakan mata, berjalan, koordinasi tangan, berbicara, dan menelan.

Ini adalah gejala bahwa Anda tidak dapat menangkapnya dengan baik meskipun Anda mencoba untuk mengambilnya atau melewatinya. Saat makan, menjadi sulit untuk mengambil makanan dengan sendok.

Gangguan kesadaran

Perdarahan pada otak akan menyebabkan Anda mengalami gangguan kesadaran. Agar kembali sadar tidak akan terjadi kecuali ada rangsangan yang kuat.

Tanda dan Gejala Awal

Gejala awal stroke adalah Transient Ischemic Attack (TIA). Gejala tersebut hilang dalam beberapa menit hingga puluhan menit, bahkan paling lama dalam 24 jam. Berhati-hatilah jika Anda sering mengalami dua atau tiga gejala berikut.

Gejala TIA yaitu: tiba-tiba mati rasa di satu tangan atau kaki; separuh wajahku mati rasa; kejang dapat terjadi; sakit kepala parah; tidak sadar; lidah kusut dan cadel; tidak dapat berbicara dengan baik; tidak bisa mengerti kata-kata dari orang lain; tidak bisa mengatakan apa yang ingin Anda katakan.

TIA lainnya adalah kehilangan penglihatan di kedua mata; bidang pandang menyempit; mual dan muntah; merasa pusing, seperti berputar; tidak bisa memegang sumpit dengan baik; kesulitan menjaga keseimbangan bahkan saat berdiri tidak bisa berjalan dengan baik.

Jika Anda memiliki gejala stroke, silakan melakukan pemeriksaan atau berkonsultasi ke dokter. Di rumah sakit yang menangani stroke biasanya pada bagian penyakit dalam. (===)

 

Sumber: Takinogawa-medical.jp

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan