8 October 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Gerakan Pangan Murah di Kendari, 750 Paket Beras Dibagikan untuk Warga Kurang Mampu

  • Bagikan
Gerakan Pangan Murah di Kendari, 750 Paket Beras Dibagikan untuk Warga Kurang Mampu
Penerima bantuan beras swafoto bersama di pelataran Eks-MTQ Kendari. (Foto: Bambang Sutrisno/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, KENDARI — Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan di tengah kenaikan sejumlah harga bahan pokok, Pemerintah Kota Kendari menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama sepuluh distributor. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Presiden Prabowo Subianto yang kemudian diteruskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam rangka memonitor pelaksanaan penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Oktober 2026

Sebelum bantuan disalurkan secara massal, Menko Bidang Pangan terlebih dahulu melakukan peninjauan ke sejumlah daerah, termasuk Kota Kendari. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Ketapang Kota Kendari menyalurkan bantuan beras premium merek Anoa Sultra dengan kemasan 5 kilogram kepada masing-masing penerima manfaat.

Sebanyak 750 paket bantuan beras dibagikan secara simbolis kepada masyarakat yang tersebar di delapan wilayah, yakni Kelurahan Bende, Kadia, Mandonga, Korumba, Anggilowu, Alolama, Wawombalata, dan Pondambea.

“Untuk saat ini, kami membagikan bantuan beras di area Eks-MTQ Kendari, khususnya bagi masyarakat yang masuk kategori miskin atau membutuhkan bantuan,” kata Abdul Rauf kepada awak media, Selasa (6/10/2026).

Meski pelaksanaannya hanya berlangsung selama satu hari, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang telah memilih Kota Kendari sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Abdul Rauf menjelaskan, masih terdapat masyarakat yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan pangan. Karena itu, penyaluran tahap kedua ini menjadi kesempatan bagi warga yang belum menerima bantuan untuk memperoleh jatah beras.

“Pembagiannya sudah disesuaikan dengan porsi dan klasifikasi yang telah ditetapkan Bulog,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan, Nince (64), mengaku bersyukur setelah mendapatkan bantuan beras premium sebanyak 5 kilogram.

“Setiap orang mendapatkan satu karung berisi 5 kilogram beras Anoa Sultra. Saya datang bersama kerabat sejak pukul 15.00 Wita dan baru menerima bantuan pada sore hari,” kata Nince. (B/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati 

 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan