SULTRATOP.COM, KENDARI — Bank Sultra menyalurkan pembiayaan melalui fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi senilai total Rp20,55 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra). Langkah ini menjadi bagian dari dukungan bank pembangunan daerah tersebut terhadap penguatan ekonomi pesisir dan pengembangan ekonomi biru.
Pembiayaan tersebut ditujukan kepada para pelaksana proyek KNMP agar pengerjaan infrastruktur dapat berjalan sesuai target waktu dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional di bawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Secara nasional, program ini memiliki alokasi anggaran sebesar Rp4,94 triliun.
Khusus di Sulawesi Tenggara, sebanyak 19 paket proyek pembangunan KNMP telah resmi berkontrak dengan total nilai mencapai Rp203,77 miliar.
Dari total plafon pembiayaan sebesar Rp20,55 miliar, Bank Sultra mencatat lima proyek telah memperoleh layanan kredit konstruksi dengan nilai keseluruhan Rp7,6 miliar.
Kelima proyek tersebut tersebar di Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Muna, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Buton.
Sementara itu, empat proyek lainnya masih dalam proses pengajuan atau pemrosesan fasilitas kredit dengan total plafon sebesar Rp12,95 miliar.
Bank Sultra menyebutkan proyek-proyek tersebut berkaitan dengan sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara, yakni Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Muna, Kabupaten Konawe, Kabupaten Kolaka, dan Kabupaten Kolaka Utara.
Pembiayaan ini diharapkan dapat membantu kelancaran kebutuhan modal kerja para pelaksana proyek, sehingga pembangunan fasilitas pendukung aktivitas perikanan dan kehidupan masyarakat pesisir dapat berlangsung lebih optimal.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan keterlibatan perseroan dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menurutnya, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra siap berdiri di barisan terdepan untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir melalui proyek Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Andri.
Ia menjelaskan, fasilitas Kredit Modal Kerja Konstruksi diberikan untuk membantu para pelaksana proyek menyelesaikan pekerjaan fisik secara tepat waktu dan berkualitas.
Andri juga optimistis penyelesaian pembangunan infrastruktur KNMP akan meningkatkan konektivitas kawasan pesisir, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat nelayan, serta memperkuat daya saing sektor ekonomi biru di Sulawesi Tenggara.
Dukungan pembiayaan terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menegaskan peran Bank Sultra sebagai salah satu penggerak pembangunan ekonomi daerah melalui penyaluran kredit produktif.
Kemitraan antara perbankan, pemerintah, dan pelaksana proyek diharapkan mampu mempercepat penyediaan infrastruktur pesisir yang mendukung kegiatan perikanan dan meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan.
Melalui pembiayaan yang produktif dan inklusif, Bank Sultra menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dengan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang berjalan sesuai rencana, program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih memadai, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir di Sulawesi Tenggara. (—)





















