30 September 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Pemprov Sultra dan Kejati Bersinergi, Program Gotong Royong Bedah Rumah Resmi Dimulai

  • Bagikan
Pemprov Sultra dan Kejati Bersinergi, Program Gotong Royong Bedah Rumah Resmi Dimulai
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Kepala Kejati Sultra Sugeng Riyanta meluncurkan Program Gotong Royong Bedah Rumah di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Anduonohu, Kota Kendari, Rabu (30/9/2026).

SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra meluncurkan Program Gotong Royong Bedah Rumah sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Program yang diinisiasi Kejati Sultra tersebut diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Anduonohu, Kota Kendari, Rabu (30/9/2026).

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Program Gotong Royong Bedah Rumah akan dilaksanakan secara kolaboratif di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Sehingga, peluncuran yang dipusatkan di Kota Kendari tersebut turut diikuti secara daring oleh para bupati se-Sulawesi Tenggara.

Melalui program tersebut, masyarakat berpenghasilan rendah yang masuk dalam desil 1 sampai 4 menjadi sasaran penerima manfaat. Setiap rumah yang dibedah akan mendapatkan dukungan sebesar Rp50 juta, yang terdiri atas Rp20 juta melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari APBN dan Rp30 juta dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang dikelola Baznas. Dari dukungan tersebut, sekitar Rp7 juta dialokasikan untuk upah tenaga tukang.

Semangat gotong royong juga terlihat dari keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program tersebut. Berdasarkan laporan Baznas Sultra, sebanyak 32 korporasi/perusahaan telah berkontribusi dalam mendukung program bedah rumah tersebut.

Hingga saat ini, dana yang telah terkumpul melalui rekening Baznas di Bank Tabungan Negara (BTN) mencapai Rp8.000.958.700. Jumlah tersebut masih akan bertambah dengan adanya komitmen PT Antam sekitar Rp1 miliar, sehingga total dukungan yang terkumpul mendekati Rp10 miliar dari target awal 200 unit rumah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) mengungkapkan bahwa Program Gotong Royong Bedah Rumah tersebut berawal dari gagasan Kepala Kejati Sultra yang ingin menghadirkan kegiatan sosial sebagai bagian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan melalui kolaborasi dengan Pemprov Sultra untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Setiap daerah menerima program bedah rumah, tetapi kita tidak pernah berkolaborasi dalam program tersebut. Nah, hari ini dengan adanya gotong royong bedah rumah, kita bisa mendorong percepatan dalam kesejahteraan masyarakat, karena kesejahteraan itu berasal dan dimulai dari rumah,” ujar ASR.

Gubernur ASR menekankan bahwa gotong royong sudah terdapat pada “DNA” orang Indonesia, sehingga gerakan tersebut perlu terus didorong dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat. Ia menilai kontribusi bersama menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih dapat digerakkan untuk membantu sesama.

“Saya akan menambah lagi sebesar Rp250 juta secara pribadi. Mari kita gerakkan kembali, karena ini bukan untuk siapa-siapa, melainkan untuk menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.

ASR menambahkan, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak berhenti pada penyediaan rumah yang layak. Setelah rumah selesai dibedah, pemerintah berkomitmen akan kembali memikirkan aspek lain yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan penerima manfaat, termasuk pekerjaan.Pemprov Sultra dan Kejati Bersinergi, Program Gotong Royong Bedah Rumah Resmi Dimulai

Sementara itu, Kepala Kejati Sultra Sugeng Riyanta, mengatakan, gerakan tersebut diharapkan dapat terus berkembang dengan menghidupkan kembali nilai luhur gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami harap gerakan ini dapat terus bergulir bahkan dapat menjadi cikal bakal program nasional,” harapnya.

Sugeng juga berharap kolaborasi yang telah dibangun antara pemerintah, dunia usaha, Baznas, dan berbagai pihak dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga menyerahkan bantuan paket sembako sebanyak 150 paket kepada masyarakat yang membutuhkan serta penyerahan piagam penghargaan kepada 32 perusahaan yang menjadi donatur sebagai tanda apresiasi.

Peluncuran Program Gotong Royong Bedah Rumah ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih layak, sekaligus menggerakkan kembali semangat dan nilai luhur gotong royong dalam bersama-sama membangun kesejahteraan di Sulawesi Tenggara. (===)

 

Sumber: Pemprov Sultra

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan