23 September 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Perubahan APBD Sultra 2026: Pendapatan Naik Rp505 M, Belanja Bertambah Rp671 M

  • Bagikan
Perubahan APBD Sultra 2026: Pendapatan Naik Rp505 M, Belanja Bertambah Rp671 M
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka rancangan perubahan APBD kepada Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala dalam Rapat Paripurna di Ruang Paripurna Gedung A Sekretariat DPRD Sultra, Selasa (22/9/2026) malam.  

SULTRATOP.COM, KENDARI — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun Anggaran 2026 mencatat kenaikan pendapatan daerah sebesar Rp505 miliar (M) dan belanja daerah sebesar Rp671,12 miliar.

Target pendapatan daerah secara keseluruhan meningkat dari semula Rp4,06 triliun menjadi Rp4,56 triliun, atau bertambah sekitar Rp505 miliar. Kenaikan tersebut antara lain berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer pemerintah pusat.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Sementara, total belanja daerah direncanakan meningkat dari semula Rp4,07 triliun menjadi Rp4,74 triliun, atau bertambah sekitar Rp671,12 miliar. Peningkatan tersebut antara lain terdapat pada belanja operasi dan belanja modal untuk mendukung program pembangunan daerah.

Penerimaan pembiayaan juga meningkat dari semula Rp69,73 miliar menjadi Rp235,40 miliar, atau bertambah Rp165,67 miliar. Peningkatan tersebut bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025.

Rancangan tersebut diserahkan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kepada DPRD Sultra dalam Rapat Paripurna di Ruang Paripurna Gedung A Sekretariat DPRD Sultra, Selasa (22/9/2026) malam.

Penyerahan dokumen tersebut dirangkaikan dengan penyampaian pidato pengantar Gubernur atas Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) menyampaikan bahwa pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2026 telah disepakati bersama sesuai mekanisme yang ditentukan.

Dengan kesepakatan tersebut, pembahasan dapat dilanjutkan pada tahap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama DPRD Sultra.

Gubernur ASR menjelaskan, perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dilakukan karena adanya penyesuaian penerimaan dan belanja negara, sehingga diperlukan penyesuaian terhadap komponen dalam struktur APBD Tahun 2026.

Selain itu, perubahan APBD diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan nasional di Sulawesi Tenggara serta penyelesaian target dan sasaran dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menjadi prioritas tahun 2026.

Prioritas tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta ketahanan pangan berbasis agromaritim.

“Perubahan APBD Tahun 2026 diharapkan dapat fokus pada penyelesaian pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar ASR.

Mantan Pangdam XIV/Hasanuddin ini menegaskan, meskipun kondisi keuangan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 telah disusun secara berimbang, setiap program dan kegiatan tetap perlu didalami agar pelaksanaannya menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dia menginstruksikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengikuti proses pembahasan perubahan APBD Tahun 2026 dengan baik dan tuntas. Instruksi tersebut ditujukan agar target kinerja serta sasaran program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat tercapai.

ASR berharap pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lancar sesuai mekanisme dan waktu yang telah ditentukan serta dapat disepakati bersama, sehingga program pembangunan daerah tahun 2026 dapat segera diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. (===)

Sumber: Dinas Kominfo Sultra
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan