16 June 2024
Indeks
Iklan Dispar Sultra Jelajahi Sulawesi Tenggara

Lirik dan Terjemahan Lagu Wulele Sanggula, Tentang Unaaha sebagai Tempat Para Gadis Cantik

  • Bagikan
Ilustrasi Lagu Wulele Sanggula. (Foto: Pixabay)

SULTRATOP.COM – Masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki beberapa lagu daerah, salah satunya Wulele Sanggula. Nyanyian rakyat Tolaki ini bercerita tentang gadis cantik di Unaaha.

Unaaha yang kini merupakan wilayah ibu kota Kabupaten Konawe tergambarkan sebagai tempat para gadis cantik. Sementara “Wulele Sanggula” terdiri dari dua suku kata yakni “Wulele” yang artinya ‘bunga’ sedangkan  “Sanggula” adalah salah satu jenis bunga yang sangat harum.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Bunga Sanggula tumbuh di wilayah Konawe dan sekitarnya. Sanggula bahkan menjadi nama desa di Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam penelitian Sitti Rachmatia Saliha, lagu berjudul “O’Wulele Sanggula” mengandung nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan. Berikut ini adalah lirik dan terjemahan nyanyian rakyat Tolaki “O’Wulele Sanggula”,  sesuai hasil penelitian tersebut yang terbit dalam Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya Universitas Halu Oleo (UHO).

O’Wulele Sanggula ‘O Bunga Sanggula’

O’Wulele Sanggula ‘O bunga Sanggula’

O’Wulele Sanggula Anawai ‘Bunga Sanggulanya Putri’

Tumbuno welande ‘Gadis perawan cantik’

Porehu kamokole ‘Tempat duduk (singgasana Raja)’

O’ Wulele Wekoila ‘O bunga Wekoila’

Anawai inuangino Sangia ‘Putri pingitan dewa’

Sangia i lahuene ‘Dewa di atas langit’

Mokole lipuwuta ‘Raja di bumi’

Ikitanggita i Unaaha ‘Di sana, di Unaaha’

Petiro ano tarima sawulaa ‘Melihat gadis cantik’

Ikitanggita i Unaaha ‘Di sana, di Unaaha’

Pesorongano luale wasaala ‘Tempatnya para gadis cantik’

Lagu Wulele Sanggula pada Masyarakat Tolaki

Dalam makalah “Lagu Wulele Sanggula Menuju Kebertahanan Bahasa Ibu”, Uniawati  menjelaskan bahwa lagu wulele sanggula adalah salah satu kasus lagu daerah Tolaki yang mungkin keberadaannya kurang begitu disadari oleh penuturnya.

Walaupun menjadi lagu kegemaran anak-anak muda di daerahnya dan masih sering dibawakan pada event-event kedaerahan tertentu, kepedulian terhadap lagu daerah sesungguhnya tidak dapat diukur dengan hanya menyanyikannya saja, tetapi lebih pada pemahaman terhadap makna yang terkandung di dalam liriknya.

“Dengan memahami kandungan isi pada tiap lirik lagu itu, maka akan mampu menciptakan eforia tersendiri bagi siapa pun yang mendengarnya dan memiliki hubungan dengan daerah yang disebutkan dalam lagu tersebut,” tulis Uniawati dalam makalahnya yang masuk dalam Prosiding Seminar Internasional 5-6 Juli 2012.

Menurut Uniawati, lagu Wulele Sanggula penting untuk dipahami kandungan makna yang terdapat lewat liriknya agar dapat menggugah rasa kedaerahan kita, khususnya penuturnya sendiri ketika mendengarkan lagu tersebut. (===)

  • Bagikan