SULTRATOP.COM, KENDARI – Di tengah genangan banjir yang merendam sejumlah kawasan di Kota Kendari pada Senin (11/5/2026) kemarin, istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sultra, Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka turun langsung menemui warga terdampak.
Kehadirannya memberi dukungan dan semangat bagi masyarakat agar tetap kuat menghadapi musibah banjir yang melanda. Tak hanya berinteraksi langsung, Arinta juga menyalurkan bantuan kemanusiaan yang jadi kebutuhan utama para korban.
Ketua TP PKK Sultra itu menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian dan dukungan untuk bersama bangkit menghadapi musibah.
Arinta berharap bantuan yang diberikan dapat membantu kebutuhan warga selama banjir masih terjadi.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang terkena banjir. Kita berikan sekian makanan jadi karena khawatir mereka tidak bisa memasak jadi saya beli makanan jadi termasuk juga selimut karena memang banyak barang-barangnya yang kena banjir jadi basah,” ujarnya, dikutip dari video Dinas Kominfo Sultra.

Ia menyebut pihaknya juga bakal menyalurkan minyak kayu putih karena banyak warga mengalami masuk angin akibat cuaca dingin selama hujan terus mengguyur.
“Dan tadi juga kita nanti memberikan (minyak) kayu putih karena katanya banyak yang masuk angin. Ya mudah-mudahan dengan kayu putih karena memang akhir-akhir ini karena hujan jadi dingin,” tutur Arinta.
Selain makanan siap saji dan selimut, bantuan lain seperti popok bayi dan kebutuhan lainnya juga diberikan kepada warga terdampak banjir.
“Jadi mudah-mudahan dengan minyak kayu putih dan popok bayi dan lain-lain sebagainya mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat yang terkena banjir,” tambahnya.
Arinta berharap kondisi banjir segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dan menjalani kehidupan seperti biasa.
“Semoga banjirnya cepat surut dan masyarakat bisa beraktivitas kembali membersihkan rumahnya dan bisa bekerja kembali seperti biasa,” tutupnya. (===)
Editor: Muhamad Taslim Dalma


















