SULTRATOP.COM, KENDARI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan, angin kencang, serta gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (23/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG, tidak terdapat wilayah yang masuk kategori siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat maupun kategori awas dengan potensi hujan lebat hingga ekstrem dalam periode tersebut.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau kategori waspada, serta ancaman angin kencang yang dapat terjadi, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.
Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, mengatakan kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya potensi peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah Sultra.
“Untuk masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang yang dapat terjadi di beberapa wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Faizal kepada Sultratop.com, Kamis (23/7/2026).
BMKG mencatat pola angin di wilayah Sultra umumnya bergerak dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar 2–15 knot. Sementara itu, kecepatan angin tertinggi diperkirakan dapat mencapai 20 knot atau setara skala 5 Beaufort.
Wilayah perairan yang berpotensi terdampak antara lain Perairan Utara Wawonii, Selat Cempedak, Laut Banda Timur Wawonii, Perairan Buton, Laut Banda Timur Sultra, Wakatobi, Perairan Wakatobi bagian Barat dan Timur, hingga Laut Flores Selatan Buton.
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi kategori sedang dengan ketinggian lebih dari 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Gelombang dengan kategori tersebut diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan Sultra pada periode:
22 Juli 2026 pukul 08.00 hingga 23 Juli 2026 pukul 08.00 WIB: Perairan Utara Wawonii, Laut Banda Timur Wawonii, Perairan Wakatobi bagian Timur, dan Laut Banda Timur Sultra.
23 Juli 2026 pukul 08.00 hingga 24 Juli 2026 pukul 08.00 WIB: Perairan Utara Wawonii, Laut Banda Timur Wawonii, Selat Cempedak, Perairan Buton, Perairan Wakatobi bagian Timur dan Barat, serta Laut Banda Timur Sultra.
24 Juli 2026 pukul 08.00 hingga 25 Juli 2026 pukul 08.00 WIB: Perairan Utara Wawonii, Laut Banda Timur Wawonii, Selat Cempedak, Perairan Buton, Perairan Wakatobi bagian Timur dan Barat, Laut Banda Timur Sultra, serta Laut Flores Selatan Buton.
Sementara untuk kondisi cuaca di wilayah daratan, BMKG memperkirakan cuaca Sultra dalam sepekan ke depan secara umum berada dalam kondisi cerah hingga berawan.
Angin Kencang Berpotensi Melanda Wilayah Pesisir dan Kepulauan
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, potensi angin kencang kategori waspada dengan kecepatan yang dapat mencapai lebih dari 25 knot berpeluang terjadi pada 23–24 Juli 2026.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi daerah pesisir dan kepulauan, seperti Konawe Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Buton Utara, Buton, Baubau, Buton Tengah, Bombana, Kolaka, dan Wakatobi.
Faizal menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya pusat tekanan rendah yang terbentuk di wilayah Sultra dan sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan massa udara tertarik dan memicu peningkatan kecepatan angin.
Ia mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di wilayah pesisir timur Sultra, agar tetap berhati-hati saat melakukan kegiatan di luar ruangan.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di wilayah Konawe Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Buton, Buton Utara, Baubau, Buton Tengah, Bombana, Kolaka, dan Wakatobi agar waspada terhadap peningkatan kecepatan angin. Hindari tempat terbuka dan terus memperbarui informasi dari BMKG,” tegas Faizal.
Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi BMKG melalui call center 08114005929 untuk memperoleh informasi terbaru terkait kondisi cuaca. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati
















