12 August 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kemarau Melanda Muna Barat, 44 Hektare Sawah di Kasimpa Jaya Gagal Panen

  • Bagikan
Kemarau Melanda Muna Barat, 44 Hektare Sawah di Kasimpa Jaya Gagal Panen
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin saat mengecek langsung 44 hektare sawah gagal panen yang ada di Desa Kasimpa Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan, Rabu (12/8/2026). (Adin/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Musim kemarau mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak 44 hektare dari total 85 hektare lahan persawahan di Desa Kasimpa Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan, dipastikan gagal panen akibat kekurangan pasokan air.

Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, turun langsung ke lokasi persawahan untuk melihat kondisi tanaman padi yang terdampak kekeringan.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Saat berada di lokasi, Darwin melihat langsung hamparan sawah yang mengalami kerusakan akibat kekurangan air. Sebagian tanaman padi tampak tidak tumbuh secara optimal sehingga terancam gagal dipanen.

Menurut La Ode Darwin, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan persoalan utama yang dihadapi petani adalah kendala saluran irigasi. Selain itu, sebagian besar lahan persawahan di wilayah tersebut masih mengandalkan curah hujan karena merupakan sawah tadah hujan.

“Untuk di Desa Kasimpa Jaya ini, ada sekitar 85 hektare sawah aktif. Yang dipastikan gagal panen atau puso itu ada 44 hektare dan tidak terselamatkan. Sementara 41 hektare masih bisa diselamatkan. Kita akan menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) untuk keperluan mesin pompa air agar lahan persawahan ini bisa dialiri,” kata Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, di Kasimpa Jaya, Rabu (12/8/2026).

Ketua DPD Golkar Sultra itu juga menyampaikan akan melaporkan kondisi tersebut kepada Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan bantuan kepada para petani di Desa Kasimpa Jaya yang terdampak kekeringan.

“Kejadian seperti ini ternyata hampir setiap tahun. Namun, tahun ini yang paling parah. Tentunya ini sangat mengganggu maksimalisasi produksi beras kita di Kabupaten Muna Barat,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa DW itu menegaskan, kunjungan langsung ke lokasi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada petani sekaligus menjaga ketahanan pangan di Muna Barat.

Jadi, wujud perhatian kami (Pemkab Mubar) terhadap sawah seluas 41 hektare ini, kita akan membantu menyiapkan BBM untuk mendukung petani dalam mengoperasikan mesin pompa air guna mengairi sawah mereka. Mulai hari ini, kita laporkan kejadian kekeringan sawah ini kepada Bapak Mentan RI, Amran Sulaiman,” ucapnya.

Dalam kunjungannya ke Desa Kasimpa Jaya ini, La Ode Darwin turut didampingi Sekda Mubar, Ibrahim Rasimu, Kepala Dinas Pertanian, Nestor Jono, Kalak BPDB Mubar, Naazirun, Kasatpol PP, Bakhrun L Siharis, Camat Tiworo Selatan, Syaiful Akbar, para penyuluh pertanian, Sekdes Kasimpa Jaya dan para petani. (*)

Laporan: Adin
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
  • Bagikan