30 October 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolda Sultra Gelar Silaturahmi Bersama Tokoh Adat dan Masyarakat

  • Bagikan
Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolda Sultra Gelar Silaturahmi Bersama Tokoh Adat dan Masyarakat
Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, menggelar silaturahmi bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat Sulawesi Tenggara di Claro Hotel Kendari, Kamis (29/10/2026). (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, menggelar silaturahmi bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat Sulawesi Tenggara di Claro Hotel Kendari, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat” serta Commander Wish Kapolda Sultra, “Jaga Bumi Anoa”. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Oktober 2026

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sultra didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Budi Hermawan dan sejumlah pejabat utama Polda Sultra.

Pertemuan ini turut dihadiri Ketua Kerukunan Masyarakat Adat Tolaki Lukman Abunawas, Bupati Muna Barat sekaligus Ketua Kerukunan Masyarakat Muna La Ode Darwin, Ketua Kerukunan Masyarakat Moronene Siti Salehah, serta Sekretaris Kerukunan Masyarakat Buton-Baubau Kamaluddin Samani.

Dalam sambutannya, Lukman Abunawas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan tersebut. Menurutnya, silaturahmi bersama jajaran kepolisian merupakan momentum yang telah lama dinantikan oleh para tokoh masyarakat.

Ia mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah untuk terus membangun kebersamaan dan berjalan beriringan dalam mendukung program Polda Sultra, demi menciptakan situasi keamanan daerah yang aman dan kondusif.

Ia mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah untuk terus membangun kebersamaan dan berjalan beriringan dalam mendukung program Polda Sultra, demi menciptakan situasi keamanan daerah yang aman dan kondusif.

Sementara itu, La Ode Darwin menyampaikan bahwa Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna yang terbentuk pada awal 2026 kini telah berkembang dan hadir di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara masyarakat dengan kepolisian perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi bersama.

La Ode Darwin juga berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat diagendakan secara berkelanjutan sehingga menjadi ruang komunikasi yang efektif bagi para tokoh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan masukan kepada kepolisian.

Dukungan serupa disampaikan Siti Salehah dan Kamaluddin Samani. Keduanya menyambut baik langkah Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui dialog dan silaturahmi.

Mereka berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut sebagai wadah mempererat persaudaraan, membangun komunikasi, serta memperkuat kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Sulawesi Tenggara.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sultra menegaskan bahwa pertemuan bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat merupakan wujud nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.

Ia menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas di Sulawesi Tenggara saat ini menunjukkan perkembangan yang baik. Meski demikian, upaya menjaga stabilitas keamanan harus terus dilakukan melalui komunikasi, kolaborasi, dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menyikapi perkembangan teknologi dan ruang digital secara bijaksana. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan produktif, bukan justru menjadi sarana penyebaran informasi negatif, berita bohong, maupun provokasi yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat.

Sebagai bentuk keterbukaan terhadap aspirasi publik, Kapolda mengungkapkan bahwa Polda Sultra telah menyiapkan ruang khusus berupa Pojok Aspirasi. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, kritik, saran, maupun berbagai masukan demi meningkatkan pelayanan kepolisian.

Selain itu, Kapolda menegaskan bahwa persoalan peredaran narkoba masih menjadi salah satu perhatian serius Polda Sultra. Untuk itu, diperlukan keterlibatan dan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah serta memberantas peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tenggara.

Melalui semangat “Jaga Bumi Anoa”, Kapolda mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kelestarian lingkungan, persatuan, serta kepercayaan publik. Menurutnya, tanggung jawab menjaga daerah bukan hanya berada di pundak kepolisian, melainkan menjadi tugas bersama seluruh masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pendapat (sharing session) antara Kapolda Sultra, jajaran Polda Sultra, dan para tokoh yang hadir.

Dialog tersebut menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, serta membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan kehidupan sosial masyarakat. (b-/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan