18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Orang Tua Turut Terima Manfaat, Ini Prosedur Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat 25 Kendari

  • Bagikan
Orang Tua Turut Terima Manfaat, Ini Prosedur Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat 25 Kendari
Ferdinand Nicholas Boonde

SULTRATOP.COM, KENDARI — Tidak hanya mendapatkan pendidikan gratis, keluarga atau orang tua siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat juga memperoleh berbagai manfaat dari pemerintah.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 25 Kendari, Ferdinand Nicholas Boonde, mengatakan bahwa manfaat tersebut antara lain berupa perbaikan rumah hingga bantuan sosial lainnya.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

“Jadi, bukan hanya anaknya yang disekolahkan, orang tua juga merasakan dampaknya. Kalau di Makassar, sudah banyak rumah yang diperbaiki. Sementara di sini, berdasarkan pengamatan saya kemarin, baru sebatas pemberian kebutuhan hidup sehari-hari kepada orang tua siswa. Menurut informasi, pendataan kebutuhan perbaikan rumah baru akan dilakukan,” tutur Ferdinand saat ditemui di ruangannya, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, saat ini gedung sekolah permanen sedang dibangun di wilayah Abeli Dalam dengan kapasitas 1.040 siswa. Penerimaan siswa baru akan dilakukan setelah seluruh aktivitas pembelajaran dipindahkan ke gedung permanen tersebut.

Pasalnya, gedung yang saat ini digunakan, yakni Gedung Sentra Meohai Kendari di Jalan DI Panjaitan Nomor 173, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, hanya mampu menampung sekitar 50 siswa.

Ferdinand menambahkan, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran seperti sekolah pada umumnya. Penentuan siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat menjadi tugas Dinas Sosial (Dinsos) Kendari yang bekerja sama dengan Sentra Meohai berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Data tersebut mencakup masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2, yakni masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Setelah menerima data tersebut, Dinsos dan Sentra Meohai akan melakukan asesmen lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat sesuai dengan data yang ada.

Setelah seluruh data terkonfirmasi dan memenuhi kriteria, nama-nama tersebut kemudian diusulkan. Misalnya, jika sekolah membutuhkan 100 siswa untuk kelas VII, maka pendataan akan segera dilakukan hingga jumlah tersebut terpenuhi.

Setelah 100 siswa tersedia, data mereka akan dibawa ke wali kota untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK). Setelah SK diterbitkan, anak-anak yang namanya tercantum akan diantar ke Sekolah Rakyat untuk mulai bersekolah tanpa melalui seleksi akademik.

“Jadi, sekolah tidak membuka pendaftaran. Seleksi dilakukan langsung oleh Dinsos dan Sentra Meohai saat asesmen di lapangan,” jelas Ferdinand.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi ke RT/RW atau langsung ke Dinsos jika ada tetangganya yang masuk dalam kategori miskin atau miskin ekstrem dan belum bersekolah. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika nama atau data mereka belum terdata di sistem. (B/ST)

Kontributor: Ismu Samadhani

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan