18 September 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Naturevolution Indonesia Edukasi Siswa MAN IC Kendari tentang Pemilahan Sampah

  • Bagikan
Naturevolution Indonesia Edukasi Siswa MAN IC Kendari tentang Pemilahan Sampah
Pelajar MAN Insan Cendekia Kendari mendengarkan pemaparan materi dengan antusias untuk memahami pengendalian sampah kemasan plastik sekali pakai ataupun sampah organik dan nonorganik. (Foto: Bambang Sutrisno/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, KENDARI — Dalam upaya membangun budaya hidup bersih di lingkungan satuan pendidikan, Naturevolution Indonesia bersama Urban Waste menggelar kegiatan bertajuk “Clean Up, Level Up Goes to School” di MAN Insan Cendekia (MAN IC) Kendari, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi sekaligus percontohan bagi siswa dalam membangun kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan serta menerapkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Mengusung konsep sekolah bebas sampah, kegiatan ini menitikberatkan pada edukasi, pembentukan kebiasaan, hingga penerapan sistem manajemen pengelolaan sampah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian lingkungan di kalangan siswa-siswi MAN IC Kendari sebagai bagian dari upaya menciptakan regenerasi yang peduli terhadap lingkungan.

Dunia pendidikan, termasuk sekolah, dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah. Pengelolaan yang baik diharapkan dapat meminimalkan sampah yang terbuang dan mencemari lingkungan.

Waste Management Leader Naturevolution Indonesia, Setiawan, mengatakan salah satu hal utama yang perlu diperhatikan siswa adalah kemampuan memilah sampah organik dan anorganik.

Selain itu, siswa juga perlu membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di lingkungan sekolah, karena dapat berdampak terhadap kebersihan dan kesehatan.

Setiawan, yang akrab disapa Wawan, turut mengapresiasi antusiasme siswa, tenaga pengajar, serta pimpinan MAN IC Kendari dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya pikir mereka sangat welcome sekali. Apalagi kegiatan hari ini cukup efektif dan sangat efisien,” kata Setiawan kepada Sultratop.com.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya dikemas dalam bentuk seminar dan edukasi, tetapi juga dilengkapi dengan aksi bersih-bersih atau clean up. Para peserta bahkan mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pemilahan sampah.

Naturevolution Indonesia Edukasi Siswa MAN IC Kendari tentang Pemilahan Sampah
Siswa-siswi MAN Insan Cendekia Kendari mendengarkan arahan pemilahan sampah berdaya guna hingga nilai ekonomis dari Waste Management Leader Of Naturevolution Indonesia, Setiawan. (Foto: Bambang Sutrisno/SULTRATOP.COM)

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Harapan saya, semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini saja, tetapi bisa sustainable agar ada pengelolaan sampah mandiri dari pihak sekolah sebagai partner. Dari sekian ratusan siswa, saya pikir kalau tidak melakukan antisipasi dan mengelola sampah secara mandiri, akan merusak lingkungan sekolah,” jelas Setiawan.

Sementara itu, Kepala MAN Insan Cendekia Kendari, Ismail Z. Betawi, menjelaskan bahwa penanaman kesadaran positif mengenai pentingnya menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan sekolah perlu terus dilakukan, khususnya di lingkungan asrama.

Menurutnya, pihak sekolah menerapkan metode 3M, yakni melihat, memungut, dan menyimpan sampah pada tempat yang telah disediakan.

Sejak 2019, program penanaman pohon juga menjadi salah satu perhatian MAN IC Kendari dalam menciptakan ekosistem sekolah yang lebih asri. Program tersebut sejalan dengan komitmen sekolah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan.

Selain itu, MAN IC Kendari telah melakukan sosialisasi mengenai program Bank Sampah di lingkungan satuan pendidikan. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian didistribusikan kepada pihak penampung.

Program tersebut melibatkan berbagai unsur di lingkungan sekolah, mulai dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), pengurus masjid, hingga pengelola asrama.

“Berhubung kita belum bekerja sama dengan penampung mana pun, dan melalui wadah seminar Clean Up, Level Up Goes to School ini akan ditindaklanjuti melalui kolaborasi atau jejaring,” jelasnya. (B/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan