28 May 2024
Indeks

Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI Puji Perkembangan Madrasah di Sultra

  • Bagikan
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Muchamad Sidik Sisdiyanto didampingi Kakanwil Kemenag Sultra dalam rangkaian kegiatan pembinaan guru dan tenaga kependidikan madrasah tahun 2024 di Aula Kemenag Sultra pada Rabu (24/4/2024). (Ist.)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Muchamad Sidik Sisdiyanto menilai madrasah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami perkembangan yang luar biasa.

Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan pembinaan guru dan tenaga kependidikan madrasah tahun 2024 di Aula Kemenag Sultra pada Rabu (24/4/2024).

Iklan Astra Honda Sultratop

Menurut Muchamad Sidik Sisdiyanto, di bawah kepemimpinan Kakanwil Kemenag Sultra Muhamad Saleh, prestasi-prestasi akademik maupun non akademik madrasah di Sultra sekarang terlihat sangat luar biasa.

Hal tersebut menunjukan bahwa pihak madrasah dan orang tua peserta didik saling berkolaborasi dan menyadari bahwa prestasi adalah tanggungjawab bersama untuk mengupayakan semua potensi yang dimiliki oleh anak. Selain itu, animo orang tua yang menjadikan madrasah sebagai destinasi utama dalam menitipkan anak-anaknya untuk belajar sudah mulai besar.

“Secara kemandirian, masing-masing madrasah negeri ini sekarang sudah mempunyai banyak hal prestasi, banyak inovasi sehingga mereka tidak hanya mengandalkan pembiayaan dari negara. Mereka mempunyai sumber yang lain, menjadikan mereka lebih mandiri,” ungkap Sidik.

Foto bersama usai rangkaian kegiatan pembinaan guru dan tenaga kependidikan madrasah tahun 2024 di Sultra. (Ismu/Sultratop.com)

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan 4 hal untuk untuk membangun ekosistem madrasah di hadapan Kakanwil Kemenag Sultra dan seluruh kepala Kemenag kabupaten/kota serta para kepala madrasah yang ada di Sultra.

4 hal tersebut yaitu team work untuk mengingatkan bahwa tidak ada “superman” di dalam lembaga pendidikan, yang ada hanyalah super tim yaitu tidak hanya bekerja sama, tetapi bekerja bersama-sama.

Selanjutnya adalah networking atau bagaimana madrasah bisa mengkapitalisi potensi yang ada di sekitar madrasah, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun pengambil kebijakan lain.

Hal ketiga adalah kolaborasi. Kemenag menginginkan antar madrasah secara kelembagaan saling berkolaborasi. Begitu pula antar sesama guru.

Hal keempat yaitu inovasi. Sidik mengingatkan bahwa setiap madrasah harus punya sejarah baru setiap tahun dan visi yang terukur untuk mengukur sumber daya yang ada.

Kakanwil Kemenag Sultra, Muhamad Saleh menuturkan, pihaknya siap menindaklanjuti 4 hal untuk memajukan madrasah yang disampaikan tersebut terkait dengan kerja sama dan kerja bersama, jejaring, inovasi dan kolaborasi.

“Ini akan segera saya tindaklanjuti untuk seluruh madrasah-madrasah yang ada di Sultra sehingga tagline madrasah maju dan mendunia bisa kita gaungkan di Sultra,” ucapnya. (===)

 

Kontributor: Ismu Samadhani



google news sultratop.com
  • Bagikan