SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Tiga ruas jalan di wilayah Mubar dijadwalkan mulai dibangun pada Oktober 2026 melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Tiga ruas jalan yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah tersebut yakni Abadi Jaya-Pajala, Lafinde-Kampubalano, dan Kampubalano-Lombujaya.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Menurutnya, pembangunan ketiga ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperbaiki akses transportasi masyarakat.
“Saya telah disampaikan oleh Bapak Ridwan Bae, bahwa Muna Barat mendapat progam IJD yakni pembangunan tiga ruas jalan. Tiga ruas jalan tersebut yakni Abadi Jaya-Pajala, Lafinde-Kampubalano, dan Kampubalano-Lombujaya. Insyaallah, tiga ruas jalan ini akan mulai dikerjakan pada bulan Oktober nanti,” kata La Ode Darwin di kantor DPRD Muna Barat, Rabu (9/9/2026).
Selain tiga ruas jalan tersebut, Darwin yang juga Ketua DPD Golkar Sultra mengatakan dirinya juga sedang memperjuangkan ruas jalan Desa Kasimpa Jaya-Barakka.
Ia mengaku, jika ruas jalan Kasimpa-Barakka tidak terkover dalam program IJD 2026, dirinya akan memikirkan pembangunan jalan tersebut apabila terdapat kelonggaran anggaran pada 2027.
“Kondisi jalan Kasimpa Jaya-Barakka ini, kondisi jalannya sudah sangat rusak parah sekali, berlubang, berdebu dan sebagainya. Jadi, saya pikirkan, apakah jalan ini dilakukan pemeliharaan dulu atau bagaimana. Yang terpenting masyarakat sekitar bisa dengan nyaman melewati jalan tersebut,” ucapnya.
Pria yang kerap disapa DW ini mengaku masih banyak ruas jalan yang mengalami rusak parah di Muna Barat. Misalnya ruas jalan Waumere-Lasama, Marobea-Lakanaha, Sidamangura-Masara, dan Sidamangura-Tanjung Pinang (Rogo).
“Kita akan berjuang untuk mengaspal jalan-jalan ini, baik itu dari program IJD maupun APBD. Kalau ada kelonggaran anggaran, kita akan anggarkan untuk pembenahan satu atau dua ruas jalan yang rusak parah ini,” tegasnya. (*/ST)
Laporan: Adin
Editor: Muhamad Taslim Dalma





















