SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Pemerintah Kabupaten Muna Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendorong pembangunan sodetan atau kanal dari Kali Sangia menuju Bendungan Kasimpa Jaya sebagai solusi jangka panjang mengatasi kekeringan yang mengancam lahan pertanian warga.
Rencana tersebut tengah dikomunikasikan BPBD Muna Barat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sodetan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 6,5 kilometer itu diharapkan dapat mengalirkan air dari Kali Sangia ke Bendungan Kasimpa Jaya untuk memenuhi kebutuhan air di kawasan pertanian.
Kepala Pelaksana BPBD Muna Barat, Muhammad Naazirun, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Muna Barat dan mendapat arahan untuk segera berkonsultasi dengan BNPB.
“Bapak Bupati mengarahkan kami secepatnya bertemu dengan BNPB. Insyaallah dalam minggu ini kami ke Jakarta untuk berkonsultasi terkait rencana pembangunan sodetan ini,” kata Muhammad Naazirun di kantornya, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, pembangunan sodetan menjadi salah satu solusi jangka panjang agar lahan persawahan masyarakat tidak kembali mengalami kekeringan saat musim kemarau.
“Pembangunan sodetan diharapkan menjadi alternatif untuk mengoptimalkan sumber air yang tersedia. Jika air bisa dialirkan ke bendungan, kebutuhan air untuk lahan pertanian ke depan dapat terbantu,” ujarnya.
Naazirun mengungkapkan, kekeringan saat ini telah berdampak pada sejumlah lahan persawahan. Sebagian lahan bahkan mengalami puso atau gagal panen, sementara sebagian lainnya masih berupaya diselamatkan.
Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah daerah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM). Sementara untuk jangka panjang, Pemkab Muna Barat menyiapkan dua program, yakni pembangunan sumur dan sodetan yang akan diajukan kepada BNPB.
Jika terealisasi, sodetan Kali Sangia menuju Bendungan Kasimpa Jaya diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air di kawasan pertanian sekaligus mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.
Namun, rencana tersebut masih membutuhkan dukungan dan persetujuan pemerintah pusat. BPBD Muna Barat akan terus berkoordinasi dengan BNPB agar usulan pembangunan dapat segera ditindaklanjuti.
“Yang kita pikirkan sekarang bukan hanya bagaimana menangani dampak kekeringan hari ini, tetapi bagaimana ke depan ketersediaan air bisa lebih terjamin,” pungkasnya. (*)
Laporan: Adin
Editor: Jumriati



















