SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mendatangi rumah duka perempuan berinisial WOH (48), korban yang meninggal dunia akibat diserang ular piton di Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi, Rabu (15/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Darwin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, menyerahkan santunan, sekaligus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berbatasan dengan hutan mengingat potensi kemunculan satwa liar masih cukup tinggi.
La Ode Darwin datang didampingi Ketua TP PKK Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin. Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Muna Barat terhadap keluarga korban yang tengah berduka.
Dalam suasana penuh haru, La Ode Darwin menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Muna Barat, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” kata La Ode Darwin.
Selain menyampaikan belasungkawa, Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara itu juga berbincang dengan suami dan anak korban untuk mengetahui kronologi kejadian. Berdasarkan keterangan keluarga, ular piton memang kerap muncul di sekitar area perkebunan mereka.
“Di Muna Barat ini, jika dilihat dari letak geografisnya, memang banyak terdapat satwa liar seperti ular piton. Berdasarkan keterangan dari suami korban, memang sering ditemukan ular piton di sekitar kebunnya dengan ukuran mencapai enam sampai tujuh meter, bahkan lebih,” ujarnya.
Darwin pun mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kebun, terutama di lokasi yang berdekatan dengan kawasan hutan. Ia khawatir masih terdapat ular piton di sekitar lokasi kejadian.
Ia juga meminta pemerintah desa setempat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanganan apabila menemukan ular berukuran besar di lingkungan permukiman maupun area perkebunan.
Seperti diberitakan sebelumnya, WOH (48), warga Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat, meninggal dunia diduga akibat diserang ular piton sepanjang sekitar enam meter pada Senin (13/7/2026) sore.
Kapolsek Kusambi, Iptu Rusman, mengatakan korban saat itu pergi ke kebun bersama suaminya, LO, dan anaknya, LE. Kebun tersebut berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah mereka.
Sekitar pukul 17.30 Wita, korban berpamitan pulang lebih dulu dengan berjalan kaki sambil membawa hasil panen berupa pisang dan labu yang dijunjung di atas kepalanya. Sementara suami dan anaknya masih berada di kebun sebelum kemudian menyusul pulang menggunakan sepeda motor.
“Dalam perjalanan pulang, anak korban melihat ibunya tergeletak di pinggir jalan. Saat didekati, lengan kanan korban masih berada dalam mulut ular piton, sementara tubuhnya terlilit ular tersebut,” kata Rusman saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (15/7/2026). (*/ST)
Laporan: Adin
Editor: Muhamad Taslim Dalma














