18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Lonjakan Belanja Online saat Ramadan, Kurir J&T di Kendari Kewalahan

  • Bagikan
Lonjakan Belanja Online saat Ramadan, Kurir J&T di Kendari Kewalahan
Drop point J&T Express M.T Haryono, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap menerima kedatangan konsumen pada waktu jam istirahat. (Foto: Bambang Sutrisno/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Lonjakan belanja online saat promosi besar di bulan suci Ramadan membuat aktivitas transaksi digital meningkat pesat. Berbagai kebutuhan, mulai dari barang pribadi hingga perlengkapan rumah tangga, dibeli masyarakat melalui platform e-commerce seperti Shopee dan TikTok.

Tingginya jumlah pesanan tersebut berdampak pada meningkatnya volume pengiriman paket di sejumlah jasa ekspedisi, termasuk di mitra J&T Express yang berada di Kota Kendari. Kondisi ini menyebabkan penumpukan ribuan paket akibat keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Admin Drop Point J&T Express M.T Haryono Kendari, Mira, mengatakan lonjakan pesanan sudah terjadi sejak dua minggu terakhir.

“Selama periode Ramadan permintaan orderan sangat tinggi. Sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026 terus mengalami peningkatan karena promo diskon belum berakhir sehingga masyarakat masih antusias berbelanja,” ujar Mira kepada sultratop.com, Minggu (15/3/2026).

Ia mengungkapkan, pada tahun lalu jumlah pesanan paket mencapai sekitar 50 ribu kiriman. Sementara hingga pertengahan Ramadan tahun ini, jumlah pesanan tercatat sekitar 27 ribu paket.

Menurutnya, seluruh kurir tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab meskipun harus bekerja dengan jam kerja yang lebih panjang demi memastikan paket dapat sampai ke tangan konsumen dengan aman.

“Kami berharap konsumen bisa bersabar jika terjadi keterlambatan. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pengiriman, seperti kondisi cuaca hujan maupun tantangan bekerja saat menjalani puasa,” katanya.

Ia menjelaskan, sering kali kurir belum selesai mengantarkan paket yang ada, namun kiriman baru kembali datang dari truk pengangkut sehingga menyebabkan penumpukan di gudang.

Pada hari normal, pengantaran paket dilakukan mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Namun selama Ramadan, pengiriman diperpanjang hingga malam hari untuk mengejar target distribusi.

“Dalam sehari seorang kurir bisa mengantarkan hingga empat karung paket. Bahkan satu konsumen bisa memesan lebih dari 10 paket sekaligus,” jelasnya.

Mira juga mengimbau masyarakat yang paketnya sudah tiba di drop point agar dapat menjemputnya secara langsung untuk membantu mengurangi penumpukan paket.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa keterlambatan pengiriman juga sering terjadi karena perbedaan jenis layanan yang dipilih konsumen.

“Banyak pelanggan kurang memahami perbedaan layanan ekonomi dan reguler. Pengiriman ekonomi memang membutuhkan waktu lebih lama karena sistem pengiriman berbeda, sedangkan reguler lebih cepat,” ujarnya.

Untuk mengatasi lonjakan pengiriman, pihak drop point juga menambah jumlah kurir agar distribusi paket dapat berjalan lebih lancar.

“Kami mengimbau masyarakat agar berbelanja lebih awal sebelum promo besar berlangsung untuk menghindari penumpukan pengiriman. Kami juga berharap pelanggan tidak memarahi kurir ketika terjadi keterlambatan karena kondisi overload,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandar Udara Haluoleo, Denny Ariyanto, menjelaskan bahwa pengangkutan kargo di bandara tersebut tidak seluruhnya menggunakan pesawat kargo khusus.

Menurutnya, sebagian kargo juga diangkut menggunakan pesawat komersial yang beroperasi setiap hari karena pesawat penumpang memiliki ruang bagasi yang dapat dimanfaatkan untuk pengiriman barang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, melalui Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Haluoleo Kendari, Denny Ariyanto, bahwa untuk pengangkutan kargo di Bandara Haluoleo tidak semuanya menggunakan pesawat kargo khusus.

“Selain itu, pada waktu tertentu juga terdapat pesawat kargo khusus yang datang. Dalam kondisi normal biasanya satu pesawat kargo per hari, namun pada periode tertentu bisa meningkat hingga dua kali kedatangan,” jelasnya. (A/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan