SULTRATOP.COM, KENDARI – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kota Kendari dan Hiswana Migas melakukan pemantauan langsung kesiapan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi energi selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026.
Pemantauan dilaksanakan pada Jumat (6/3) di dua SPBU, yakni SPBU 74.932.11 Bundaran Tank dan SPBU 74.931.04 Tapak Kuda. Kegiatan tersebut melibatkan Didi Rushadi, perwakilan DPC Hiswana Migas IV Sulawesi Tenggara, Juli Fitriany, serta staf pengawas kemetrologian Kota Kendari.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap kesiapan operasional SPBU, termasuk memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM), kelancaran pasokan dari depot ke SPBU, serta implementasi program Subsidi Tepat untuk produk Pertalite dan Biosolar agar penyaluran BBM subsidi tetap terkontrol dan tepat sasaran.
Selain itu, tim juga melakukan pengujian kualitas BBM melalui uji density dan temperatur sesuai standar Pertamina. Pemeriksaan takaran BBM juga dilakukan melalui uji tera yang mengacu pada standar metrologi guna memastikan volume BBM yang diterima konsumen sesuai ketentuan.
Pemantauan turut disertai dengan sosialisasi berbagai promo yang tersedia melalui aplikasi MyPertamina serta program promosi bahan bakar berkualitas (BBK) kepada masyarakat.
Didi Rushadi mengatakan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami ingin memastikan SPBU di Kota Kendari siap melayani masyarakat, baik dari sisi ketersediaan stok, kualitas produk, hingga pelayanan di lapangan. Pasokan BBM kami jaga agar tetap stabil selama masa Satgas RAFI sehingga masyarakat dapat memperoleh energi dengan mudah dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Juli Fitriany menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan operasional SPBU berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang berlaku.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, kami melihat stok BBM dalam kondisi aman dan takaran BBM juga sesuai standar metrologi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan karena distribusi energi berjalan dengan baik,” jelasnya.
Lilik Hardiyanto menambahkan bahwa Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan energi selama Ramadan dan Idul Fitri.
Menurutnya, melalui Satgas RAFI 2026, Pertamina melakukan pemantauan secara intensif terhadap distribusi BBM dan LPG di berbagai wilayah, termasuk di Kota Kendari.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik serta pelayanan di SPBU tetap optimal,” katanya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena pasokan selama Ramadan dan Idul Fitri telah disiapkan dengan baik guna memenuhi kebutuhan masyarakat. (—)



















