SULTRATOP.COM, KOLAKA – Hamparan sawah dengan padi yang menguning di Kecamatan Iwoimendaa menjadi saksi komitmen Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani, yang turun langsung ke tengah petani dalam momen pesta panen, Senin (4/5/2026) kemarin.
Di hadapan para petani yang merayakan hasil kerja kerasnya, legislator Fraksi PKB itu menegaskan dukungan penuh bagi sektor pertanian, mulai dari jaminan pupuk subsidi, penguatan irigasi, hingga bantuan alat mesin pertanian (alsintan) demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Kolaka.
Kehadiran Jaelani disambut antusias oleh masyarakat dan kelompok tani setempat yang tengah merayakan keberhasilan masa panen tahun ini. Ia mengapresiasi kerja keras para petani di Kecamatan Iwoimendaa yang tetap produktif dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Kami di Komisi IV berkomitmen memastikan petani mendapatkan hak-haknya. Dukungan full akan kami berikan, baik itu dalam bentuk bantuan alat mesin pertanian hingga ketersediaan pupuk,” ujar Jaelani di hadapan warga.
Selain merayakan pesta panen, kunjungan tersebut dimanfaatkan Jaelani untuk berdialog langsung dengan para petani. Sejumlah persoalan utama yang menjadi perhatian antara lain optimalisasi irigasi agar pasokan air tetap stabil sehingga frekuensi tanam dapat ditingkatkan, stabilitas harga gabah di tingkat petani saat musim panen raya, serta akses pupuk subsidi yang harus tepat sasaran dan tepat waktu.
“Kita juga akan maksimalkan bantuan alsintan berupa hand traktor, alat tanam padi, pompa air, hand sprayer, dan saluran irigasi. Dengan itu bisa meningkatkan produktivitas petani kita di Kabupaten Kolaka,” tuturnya.
Kehadiran Jaelani pun mendapat apresiasi dari warga Desa Lasiroku. Mereka berharap kunjungan anggota DPR RI tersebut mampu membawa perubahan nyata bagi infrastruktur pertanian di wilayah Kecamatan Iwoimendaa.
“Kehadiran Pak Jaelani menjadi angin segar bagi kami. Ini membuktikan bahwa wakil rakyat benar-benar turun ke bawah untuk melihat kondisi nyata di sawah,” ungkap salah satu perwakilan kelompok tani.
Pesta panen ini diakhiri dengan prosesi pemotongan padi secara simbolis dan ramah tamah bersama warga desa sebagai wujud syukur atas hasil bumi yang melimpah. (===)
Editor: Muhamad Taslim Dalma



















