18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Nelayan Kolaka Selamat Setelah Longboat Terbalik, Bertahan Hidup dengan Gabus

  • Bagikan
Nelayan Kolaka Selamat Setelah Longboat Terbalik, Bertahan Hidup dengan Gabus
Mahdi (kanan) nelayan Desa Tamborasi, Kolaka yang berhasil bertahan hidup dengan berenang menggunakan gabus ke daratan usai kapalnya terbalik di tengah laut. (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI — Perjuangan dramatis dialami Mahdi (47), seorang nelayan asal Desa Tamborasi, Kabupaten Kolaka. Setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut, ia akhirnya ditemukan selamat pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Nyawanya tertolong berkat keberanian berenang ke daratan dengan berpegangan pada potongan gabus.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Insiden itu bermula ketika longboat yang digunakan Mahdi terbalik dihantam gelombang di perairan Tanggetada. Tanpa dilengkapi alat keselamatan yang memadai, ia berupaya menyelamatkan diri dengan memanfaatkan gabus yang terapung di sekitar perahu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, menjelaskan korban ditemukan di pesisir Desa Lalonggosua, Kecamatan Tanggetada. Lokasi tersebut berjarak sekitar 9,26 kilometer dari titik perkiraan terakhir keberadaan Mahdi.

“Korban berhasil mencapai pantai setelah berenang cukup jauh. Berdasarkan keterangannya, longboat terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.

Setelah dievakuasi, Mahdi langsung dibawa ke rumah keluarganya di Desa Tanggetada untuk beristirahat dan mendapatkan perawatan. Kondisinya dilaporkan stabil meski tampak kelelahan.

Operasi pencarian pun resmi ditutup setelah korban ditemukan. Seluruh tim SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Laporan hilangnya Mahdi pertama kali diterima KPP Kendari pada pagi hari sekitar pukul 07.30 Wita dari Mustaing, adik korban.

Menurut keluarga, Mahdi berangkat melaut bersama seorang rekannya menggunakan longboat terpisah pada Minggu (1/2/2026). Setibanya di tengah laut, keduanya berpencar untuk mencari ikan di titik berbeda.

Sekitar pukul 15.30 Wita, rekan korban memutuskan kembali ke darat karena cuaca memburuk dan sempat memanggil Mahdi. Namun panggilan tersebut tak mendapat jawaban.

Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi tidak membuahkan hasil hingga akhirnya laporan disampaikan ke tim SAR. (*/St)

Kontributor: Ismu Samadhani

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan