SULTRATOP.COM, KENDARI — Menyikapi keluhan masyarakat terkait ketersediaan dan harga LPG 3 Kg selama Ramadan menjelang Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) serta operasi pasar di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Disperindag) dan Hiswana Migas DPC IV Sultra. Sidak dilakukan di sejumlah pangkalan dan pengecer LPG 3 Kg di Kota Kendari, serta Kabupaten Kolaka. Sebelumnya, operasi pasar juga telah digelar di Konawe Utara.
Langkah ini difokuskan untuk memastikan distribusi LPG subsidi berjalan lancar, ketersediaan stok mencukupi, serta harga jual tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Sales Branch Manager Sultra IV Gas, Yudhistira, menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan respons langsung atas kondisi di lapangan sekaligus upaya menjaga hak masyarakat sebagai penerima subsidi.
“Kami turun langsung untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg tepat sasaran dan harga yang diterima masyarakat sesuai ketentuan. Kami juga memberikan sosialisasi kepada pangkalan agar tidak menjual di atas HET, terutama di momentum Ramadan saat konsumsi meningkat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari stok, rantai distribusi, hingga praktik penjualan di tingkat pangkalan dan pengecer. Edukasi juga diberikan kepada pelaku usaha agar tetap mematuhi aturan distribusi LPG subsidi.
Perwakilan Disperindag Sulawesi Tenggara, Windidia Novita, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pertamina dan Hiswana Migas. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi dan harga LPG di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini penting untuk memastikan LPG 3 Kg benar-benar tersedia dan dijual sesuai HET. Kami juga mengimbau seluruh pelaku usaha agar tidak melanggar ketentuan yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa selain pengawasan, pihaknya juga melakukan intervensi langsung melalui operasi pasar guna menjaga keseimbangan suplai dan permintaan.
“Kami memahami bahwa kebutuhan LPG meningkat signifikan menjelang Idulfitri. Karena itu, kami mendukung langkah pemerintah daerah melalui operasi pasar, khususnya di Konawe Utara, untuk menambah pasokan di wilayah yang mengalami tekanan permintaan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan lembaga penyalur LPG SIAGA, baik dari SPBE maupun agen LPG 3 Kg, yang beroperasi tanpa libur. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penambahan stok di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara.
Melalui rangkaian sidak dan operasi pasar ini, Pertamina berharap stabilitas pasokan dan harga LPG 3 Kg tetap terjaga. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan lebih tenang. (—)



















