17 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kemenag Sultra Gunakan Momentum Harkitnas 2026 untuk Dorong Kesadaran Digital Generasi Muda

  • Bagikan
Kemenag Sultra Gunakan Momentum Harkitnas 2026 untuk Dorong Kesadaran Digital Generasi Muda
Upacara peringatan Harkitnas 2026 di MAN 1 Kendari, Rabu (20/5/2026). (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi tantangan era digital.

Pemerintah menilai ancaman terhadap bangsa saat ini tidak lagi datang dalam bentuk fisik semata, tetapi juga melalui arus informasi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sultra, Mansur, saat memimpin upacara Harkitnas di MAN 1 Kendari pada Rabu (20/5/2026).

Kegiatan itu diikuti pejabat administrator Kanwil Kemenag Sultra, kepala kantor kemenag kabupaten dan kota se-Sultra, aparatur sipil negara, hingga ratusan pelajar.

Dalam amanat yang dibacakannya, Mansur menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Ia menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus dimaknai sesuai perkembangan zaman.

Jika dahulu perjuangan bangsa berfokus pada kemerdekaan wilayah, kini tantangan besar berada pada kemampuan menjaga kedaulatan informasi dan ruang digital. Menurutnya, generasi muda menjadi kelompok yang paling dekat dengan perkembangan teknologi sehingga perlu dibekali kemampuan literasi digital yang kuat.

“Perlindungan dan penguatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga masa depan bangsa,” ujar Mansur.

Selain isu digital, pemerintah juga disebut terus menjalankan berbagai program pembangunan sumber daya manusia sebagai upaya memperkuat daya saing bangsa. Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini mulai diterapkan di sekolah-sekolah untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Di bidang pendidikan, pemerintah memperluas akses belajar melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di daerah afirmasi. Program itu disertai peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pemberian beasiswa.

Pemerataan layanan kesehatan juga menjadi perhatian lewat program cek kesehatan gratis agar akses pelayanan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas. Sementara pada sektor ekonomi, pemerintah mendorong pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai langkah memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.

Dalam amanat tersebut, isu perlindungan anak di internet turut menjadi perhatian khusus. Pemerintah mulai menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

Aturan itu mengatur pengawasan aktivitas digital anak, termasuk pembatasan penggunaan media sosial bagi usia di bawah 16 tahun guna menciptakan ruang siber yang lebih aman.

Mansur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebangkitan nasional melalui persatuan, solidaritas sosial, dan peningkatan kualitas literasi digital. Menurutnya, kemajuan bangsa hanya dapat terwujud apabila masyarakat mampu bergerak bersama menghadapi perubahan zaman. (b-/ST)

Kontributor: Ismu Samadhani 

 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan