19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Ikuti Arahan Presiden, Pemprov Sultra Siap Tertibkan Reklame Liar dan Kabel Semrawut

  • Bagikan
Ikuti Arahan Presiden, Pemprov Sultra Siap Tertibkan Reklame Liar dan Kabel Semrawut
Pemprov Sultra siap mendukung progran ASRI yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Upaya mempercantik wajah kota yang digagas Presiden Prabowo Subianto langsung disambut cepat di daerah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kesiapan penuh untuk menertibkan reklame liar, spanduk berlebihan, hingga jaringan kabel yang selama ini dianggap mengganggu estetika.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Komitmen itu ditegaskan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) menindaklanjuti arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul pada Senin (2/2/2026).

Dalam forum tersebut, Presiden meluncurkan program Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai langkah nasional memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan.

Prabowo secara khusus menyoroti menjamurnya iklan luar ruang yang tak terkendali. Tumpukan baliho dan spanduk dinilai membuat kota terlihat kusam, bahkan mengurangi daya tarik wisata.

Masalah serupa juga tampak pada kabel listrik dan telekomunikasi yang melintang tanpa penataan.

“Wisatawan ingin melihat kota yang tertib dan nyaman, bukan hutan baliho. Penertiban harus segera dilakukan,” tegas Presiden di hadapan para kepala daerah.

Menanggapi itu, Gubernur ASR memastikan pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam. Ia segera memerintahkan jajarannya untuk segera mengeluarkan edaran resmi kepada perusahaan periklanan, pengelola jaringan kabel, serta pihak terkait agar melakukan penataan secara mandiri sebelum langkah penertiban lebih tegas diterapkan.

“Sulawesi Tenggara siap menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri. Keindahan kota mencerminkan martabat masyarakatnya. Reklame yang semrawut dan kabel yang berseliweran sudah saatnya dirapikan,” ujar ASR.

Menurutnya, perubahan wajah kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha dan warga juga diminta ikut bertanggung jawab menjaga ruang publik agar lebih bersih, aman, dan nyaman.

Langkah penataan itu diharapkan menjadi awal transformasi kota-kota di Sultra menuju lingkungan yang lebih tertib dan ramah bagi investasi maupun pariwisata. Pemerintah daerah pun menargetkan dalam waktu dekat sudah terlihat perubahan nyata di sejumlah titik strategis. (*/St)

Kontributor: Ismu Samadhani

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan