2 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kakanwil Kemenhaj Sultra Kawal Pelepasan Jemaah Haji Kendari Menuju Makkah, Ini Pesannya

  • Bagikan
Kakanwil Kemenhaj Sultra Kawal Pelepasan Jemaah Haji Kendari Menuju Makkah, Ini Pesannya
Jemaah kloter 32 asal Kota Kendari resmi dilepas oleh pihak embarkasi Makassar pada Kamis (14/5/2026) pukul 02.30 Wita untuk diberangkatkan menuju Makkah. (Ismu/Sultratop.com)

SULTRATOP.COM, MAKASSAR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Lalan Jaya mengawal langsung keberangkatan jemaah haji Kloter 32 asal Kota Kendari di Embarkasi Makassar pada Kamis (14/5/2026) dini hari.

Sebanyak 393 jemaah yang terdiri dari 386 calon haji asal Kota Kendari dan 7 petugas itu diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Jeddah pada pukul 07.15 WITA.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Pelepasan dari asrama haji dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarksi Makassar yang diwakili oleh Wakil Koordinator Penerimaan dan Pemberangkatan, Wahyuddin Hakim.

Dalam sambutannya, Muhammad Lalan Jaya menegaskan bahwa kondisi kesehatan menjadi faktor penting selama menjalankan ibadah haji. Ia meminta seluruh jemaah disiplin menjaga stamina mengingat suhu di Arab Saudi cukup tinggi.

“Fokus utama di sana adalah ibadah. Karena itu kesehatan harus dijaga dan seluruh arahan petugas haji perlu dipatuhi,” ujar Lalan Jaya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas antarjemaah, terutama dalam membantu para lansia yang membutuhkan perhatian selama menjalankan rangkaian ibadah.

Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu kunci agar seluruh jemaah dapat menyelesaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.

“Utamakan ibadah wajib, kemudian dilengkapi dengan sunnah jika ada kesempatan. Yang terpenting semuanya bisa menjalankan ibadah dengan baik,” katanya.

Lalan Jaya berharap seluruh jemaah asal Sultra yang tergabung dalam Kloter 32 dapat kembali dengan predikat haji mabrur.

Sementara itu, Perwakilan PPIH Makassar Wahyuddin Hakim mengingatkan para jemaah bahwa perjalanan haji merupakan panggilan istimewa dari Allah yang tidak semua orang mendapat kesempatan merasakannya.

Ia menuturkan, banyak jemaah yang harus menabung selama bertahun-tahun dengan penuh perjuangan demi bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci.

“Banyak yang hidup sederhana, menabung sedikit demi sedikit, namun akhirnya dipanggil Allah menjadi tamu-Nya,” ujarnya.

Wahyuddin juga mengajak para jemaah untuk menumbuhkan kepedulian sosial selama berada di Makkah, terutama terhadap jemaah lanjut usia.

“Kalau melihat jemaah lansia, anggap saja itu orang tua kita sendiri. Mari saling membantu dan menjaga,” pesannya. (B/ST)

Kontributor: Ismu Samadhani

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan