SULTRATOP.COM, KENDARI – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Kendari menyiapkan tiga kapal untuk melayani penumpang selama masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Untuk memastikan keselamatan pelayaran, pemeriksaan kelaikan kapal atau ramp check akan dilakukan sebulan sebelum periode libur akhir tahun.
Kepala Cabang PT Pelni Kendari, Andi Ramdhan, mengatakan pemeriksaan tersebut akan dilakukan oleh tim Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari.
Pemeriksaan mencakup aspek nautis, teknis, hingga peralatan keselamatan kapal. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan armada siap beroperasi selama masa angkutan Nataru.
“Sebulan sebelumnya akan diadakan ramp check. Ini yang paling utama, karena menyangkut masalah keselamatan,” kata Andi saat ditemui di Pelabuhan Bungkutoko Kendari, belum lama ini.
Selain pemeriksaan kapal, Pelni Kendari juga akan membuka posko terpadu pada 18 Desember 2026. Posko tersebut melibatkan KSOP Kendari, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), kepolisian, dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Menurut Andi, posko tersebut biasanya dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kendari untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengawasan selama periode Nataru.
Dari sisi armada, Pelni Kendari masih mengandalkan tiga kapal yang selama ini melayani penumpang, yakni KM Jetliner, KM Tilongkabila, dan KM Sabuk Nusantara 78. Hingga saat ini, belum ada rencana penambahan kapal untuk menghadapi libur akhir tahun.
“Tidak ada rencana penambahan. Tetap tiga kapal, seperti Jetliner, Tilongkabila, dan Sabuk Nusantara 78,” ujarnya.
Terkait kemungkinan diskon tiket Nataru, Andi mengatakan pihaknya masih menunggu informasi resmi. Kepastian mengenai potongan harga tersebut biasanya diumumkan mendekati hari pelaksanaan.
Sementara itu, calon penumpang dapat membeli tiket melalui aplikasi maupun di loket. Informasi mengenai layanan dan penjualan tiket juga dapat diakses melalui kanal media sosial resmi.
Pelni Kendari mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan memastikan tiket diperoleh melalui kanal resmi agar perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru berjalan lancar. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Muhamad Taslim Dalma



















