SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Upaya Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memperjuangkan pengembangan sektor kelautan dan perikanan mulai membuahkan hasil. Dalam audiensi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Pemkab Muna Barat berhasil memperoleh dukungan sejumlah program strategis yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027.
Program yang diusulkan meliputi budidaya udang vaname, budidaya ikan air tawar, bantuan kapal tangkap ikan, hingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Dalam pertemuan tersebut, La Ode Darwin bersama jajaran Pemkab Muna Barat diterima langsung oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, didampingi Direktur Jenderal Perikanan Tangkap beserta jajaran.
“Alhamdulillah, hasil audiensi kami direspons langsung oleh Bapak Wamen KKP. Beliau ternyata pernah melakukan pemantauan di Selat Tiworo, sehingga sangat memahami potensi besar kawasan tersebut,” kata La Ode Darwin di kantornya, Senin (3/8/2026).
La Ode Darwin menjelaskan, salah satu usulan utama adalah pengembangan kawasan budidaya udang vaname. Saat ini, Pemkab Muna Barat telah menyiapkan lahan seluas lebih dari 360 hektare. Namun, KKP mendorong agar luas kawasan ditingkatkan menjadi 1.000 hingga 2.000 hektare agar pengembangannya lebih optimal.
Program ini rencananya akan direalisasikan pada 2027 dan Pemkab Muna Barat akan mengupayakan penambahan lahan sesuai arahan KKP.
Selain budidaya udang vaname, Pemkab Muna Barat juga mengusulkan program budidaya ikan air tawar. Saat ini, baru sekitar 20 desa yang siap, sementara KKP mensyaratkan sedikitnya 40 desa sebagai penerima program.
Menurut Darwin, seluruh kebutuhan budidaya akan didukung KKP, mulai dari pembangunan kolam, penyediaan bibit, hingga sarana pendukung lainnya. Masyarakat dapat memilih berbagai jenis ikan, seperti patin, lele, nila, mujair, maupun gurame.
Ia melanjutkan, lahan yang digunakan tidak harus milik pemerintah. Lahan masyarakat juga bisa dimanfaatkan untuk pembangunan kolam. Hasilnya tentu menjadi milik masyarakat. Karena itu, Darwin mengajak warga yang berminat segera mengusulkan lahannya.
Tak hanya itu, Pemkab Muna Barat juga mengusulkan bantuan 13 unit kapal tangkap berkapasitas 30 Gross Ton (GT). Kapal-kapal tersebut diprioritaskan untuk nelayan di Kecamatan Maginti, Tiworo Kepulauan, Tiworo Utara, Kusambi, dan Napano Kusambi.
“Alhamdulillah, seluruh usulan kami mendapat respons positif dari Bapak Wamen KKP. Insyaallah, pada 2027 Muna Barat akan memperoleh program budidaya udang vaname, budidaya ikan air tawar, bantuan kapal tangkap, serta Kampung Nelayan Merah Putih,” ungkapnya.
Darwin menegaskan, keberhasilan memperoleh dukungan program dari KKP merupakan bagian dari komitmen Pemkab Muna Barat dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
“Program-program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir di Muna Barat,” tutupnya. (*)
Laporan: Adin
Editor: Jumriati

















