19 June 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

OJK Sultra dan Pemkab Konawe Selatan Edukasi 86 Petani Kakao, Perkuat Akses Keuangan

  • Bagikan
OJK Sultra dan Pemkab Konawe Selatan Edukasi 86 Petani Kakao, Perkuat Akses Keuangan

SULTRATOP.COM, KONAWE SELATAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menggelar edukasi keuangan dan survei akses keuangan bagi petani kakao.

Kegiatan ini berlangsung pada 9–10 April 2026 di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Konawe Selatan, diikuti 86 petani kakao sebagai peserta sekaligus responden survei.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Selain petani, kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, OJK Provinsi Sulawesi Selatan, serta Kepala DTPHP Kabupaten Konawe Selatan.

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pertanian kakao yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Konawe Selatan.

Para petani diberikan pemahaman terkait produk dan layanan keuangan formal, pengelolaan keuangan usaha tani, serta berbagai alternatif pembiayaan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili Manajer Madya Pelindungan Konsumen, Edukasi, dan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PEPK dan LMSt), Desiyani Patra Rapang, mengatakan Konawe Selatan memiliki peran strategis sebagai sentra pengembangan kakao di wilayah Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, penguatan literasi dan inklusi keuangan penting agar petani mampu memahami dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak dan bertanggung jawab.

“Sinergi antara OJK dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan serta meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan petani kakao,” ujarnya.

Selain edukasi, OJK juga melakukan survei akses keuangan untuk memperoleh gambaran tingkat literasi dan inklusi keuangan petani, kebutuhan pembiayaan, serta kendala dalam mengakses layanan keuangan formal.

Hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program penguatan akses pembiayaan yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan petani.

Sementara itu, Kepala DTPHP Kabupaten Konawe Selatan, Samsul, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sektor kakao memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, OJK, dan lembaga jasa keuangan untuk memastikan petani memperoleh akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan.

“Dengan dukungan akses pembiayaan yang tepat, produktivitas dan daya saing kakao di daerah diharapkan dapat terus meningkat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas petani serta penguatan ekosistem sektor pertanian melalui perluasan akses layanan keuangan formal.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong transformasi sektor pertanian menjadi lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (—)

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan