SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Muna Barat berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan, yang dilaksanakan di aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Senin (22/6/2026).
Dalam konferensi tertinggi organisasi guru tersebut, La Samahu yang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat resmi terpilih sebagai Ketua PGRI Kabupaten Muna Barat setelah menjadi satu-satunya kandidat yang diusulkan oleh peserta Musda.
Dukungan yang mengalir dari berbagai cabang dan pengurus PGRI di 11 tingkat kecamatan menjadikan La Samahu sebagai calon tunggal. Atas dasar kesepakatan peserta sidang, ia kemudian ditetapkan dan disahkan sebagai Ketua PGRI Muna Barat untuk masa bakti 2025 – 2030.
Wakil Ketua PGRI Sultra yang juga pimpinan sidang, Haswa menyampaikan bahwa proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan sesuai dengan mekanisme organisasi. Seluruh pengurus PGRI di 11 Kecamatan memberikan dukungan kepada La Samahu karena dinilai memiliki pengalaman, kapasitas, dan komitmen dalam memajukan organisasi serta memperjuangkan aspirasi para guru.
Sementara itu, Ketua PGRI Muna Barat terpilih, La Samahu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan PGRI sebagai organisasi yang semakin solid, profesional, dan mampu menjadi wadah perjuangan bagi seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Muna Barat.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap seluruh pengurus dan anggota PGRI dapat terus bersatu dan bekerja sama untuk memajukan pendidikan di Muna Barat,” kata La Samahu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat ini juga menegaskan bahwa pada masa kepemimpinannya, PGRI akan fokus pada peningkatan kompetensi guru, penguatan organisasi, serta mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan.
Selain itu, ia juga berkomitmen untuk mensejahterakan dan siap hadir di tengah-tengah kesulitan yang di alami oleh para guru yang ada di Muna Barat.
“Saya berkomitmen akan berjuang di garda terdepan untuk memperjuangkan hak-hak dan kewajiban dalam memajukan PGRI di Muna Barat kedepannya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PGRI sebelumnya, yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada saya,” ucapnya.
Samahu menambahkan guru memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Di masa kepemimpinan saya, tidak ada lagi diskriminasi antara teman-teman guru paruh waktu atau penuh waktu, semua sama yakni tenaga pendidik. Kalau kedepan ada diskriminasi seperti itu, maka saya (La Samahu) akan berada di garda terdepan untuk bisa memperjuangkan hak-hak seluruh tenaga pendidik di Muna Barat,” tegasnya.
Dalam Musda PGRI ini, turut dihadiri Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, Wakil Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Haswa dan rombongan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, yang juga Ketua PGRI Muna Barat masa bakti 2025-2030, La Samahu, Ketua PGRI Muna Barat sebelumnya, Al Rahman, para kepala sekolah dan tamu undangan lainnya.
Laporan: Adin
















