SULTRATOP.COM, KENDARI – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (10/5/2026), memakan dua korban jiwa. Seorang pria dewasa ditemukan meninggal tersangkut di aliran Kali Lasolo, sementara seorang balita berusia 5 tahun hanyut saat bermain hujan dan ditemukan mengapung sejauh sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sultratop.com melalui Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, korban pertama bernama Natalis (42). Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita di kawasan Air Jatuh, pemukiman Lorong Lasolo, RT01/RW01, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat.
“Korban ditemukan dalam keadaan tersangkut di aliran Kali Lasolo,” kata Busran.
Sementara itu, korban kedua bernama Rangga (5), warga Kelurahan Punggaloba. Berdasarkan identifikasi awal, balita tersebut hanyut saat mandi dan bermain di Kali Teplang sebelum akhirnya terbawa arus deras banjir.
Busran menjelaskan, jasad Rangga pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 10.35 Wita.
“Seorang saksi sedang berdiri di pinggir pantai sambil melihat kondisi laut. Pandangannya kemudian tertuju pada satu objek yang mengapung. Setelah didekati, ternyata seorang balita dalam keadaan terlentang dan masih mengenakan baju,” ujarnya.
Saksi kemudian memanggil warga sekitar untuk membantu mengevakuasi korban. Keterangan warga lainnya menyebutkan, sebelum kejadian korban terlihat bermain hujan bersama temannya di sekitar kali.
Selain itu, kakak korban yang masih berusia 6 tahun juga sempat bersama Rangga di lokasi kejadian. Saat itu, sandal milik sang kakak terbawa arus dan korban berusaha mengambilnya.
“Korban bergegas mengambil sandal kakaknya yang hanyut. Namun saat kakaknya menoleh kembali, korban sudah hilang terbawa arus,” jelas Busran.
Hingga saat ini, banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kota Kendari setelah hujan deras mengguyur sejak pagi hingga sore hari. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno



















