29 October 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Napabale, Meleura, dan SOR Raha Dongkrak PAD Pariwisata Kabupaten Muna

  • Bagikan
Napabale, Meleura, dan SOR Raha Dongkrak PAD Pariwisata Kabupaten Muna
lustrasi sektor pariwisata memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muna. (Gambar: Google AI)

SULTRATOP.COM, MUNA – Sektor pariwisata mulai menunjukkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Hingga Oktober 2026, Dinas Pariwisata Kabupaten Muna mencatat capaian PAD sekitar Rp44 juta, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sejumlah destinasi, seperti Danau Napabale, Pantai Meleura, dan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Pantai Kota Raha atau yang dulu dikenal sebagai Kawasan Sarana Olahraga (SOR) Raha, menjadi penyumbang pendapatan. KWT Pantai Kota Raha muncul sebagai sumber PAD baru sejak pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Pariwisata pada September 2026.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Oktober 2026

Tiga destinasi tersebut menjadi pilihan wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara yang berkunjung ke Pulau Muna. Selain wisata alam, wisata budaya juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

“Tiga lokasi ini memang jadi penyumbang PAD signifikan di Dinas Pariwisata beberapa tahun terakhir,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna, LM Masrul saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/10/2026).

Saat ini, objek wisata yang aktif dikelola dan berkontribusi terhadap PAD meliputi Danau Napabale, Pantai Meleura, Gua Liangkobori, Puncak Wakila, Pantai Walengkabola, Danau Mooko, dan Permandian Topa.

Dari sejumlah destinasi tersebut, Napabale dan Meleura menjadi penyumbang signifikan sektor pariwisata. Namun, kedua destinasi itu masih menghadapi kendala berupa akses jalan yang belum memadai.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Dinas Pariwisata untuk meningkatkan pendapatan dari kedua objek wisata tersebut sekaligus mencari sumber lain guna mendongkrak PAD.

Di sisi lain, kehadiran KWT Pantai Kota Raha yang berada di tengah Kota Raha menjadi primadona baru bagi pengunjung, terutama warga lokal Kota Raha dan sekitarnya.

“Sumber PAD baru Kawasan Pariwisata terpadu wisata kuliner KWT Pantai Kota Raha ini ditetapkan sejak awal 2026. Namun pengelolaannya baru September 2026 lalu diserahkan ke Dinas Pariwisata,” urainya.

Masrul mengatakan, penambahan objek wisata yang dikelola turut mendorong peningkatan PAD Kabupaten Muna. Dalam tiga tahun terakhir, capaian PAD sektor pariwisata sempat mengalami penurunan.

Pada 2023 dan 2024, capaian PAD masing-masing hanya sekitar Rp10 juta per tahun. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar Rp13 juta pada 2025. Sementara itu, hingga Oktober 2026, capaian PAD telah mencapai sekitar Rp44 juta.

“Pendapatan di KWT Pantai Kota Raha meningkat sejak dua bulan terakhir ada sekitar 30 juta, karena semua dikelola Dinas Pariwisata. Kalau di tempat wisata lain kan kita hanya tarik pajak,” bebernya.

Napabale, Meleura, dan SOR Raha Dongkrak PAD Pariwisata Kabupaten Muna
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna, LM Masrul

Menurut Masrul, saat ini terdapat sekitar 201 pedagang yang beraktivitas di KWT Pantai Kota Raha. Jumlah tersebut terus bertambah, terutama saat kegiatan Car Free Day yang digelar setiap akhir pekan. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung turut membuka peluang bagi pedagang dadakan.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan mendukung pengembangan kawasan, Dinas Pariwisata Kabupaten Muna merencanakan pembangunan dan pembenahan sejumlah fasilitas di KWT Pantai Kota Raha pada 2027.

Fasilitas yang direncanakan untuk dibenahi meliputi toilet, lampu jalan, pengaspalan jalan menuju pelelangan, pemasangan kamera pengawas atau CCTV, serta pemasangan portal di pintu gerbang kawasan.

Selain itu, terdapat rencana pengaspalan jalan menuju objek wisata Gua Liangkobori sepanjang 5,4 kilometer dengan anggaran yang sebelumnya disetujui sekitar Rp13 miliar.

“Namun untuk realisasi belum kita belum tahu informasinya karena jalan itu dikerjakan oleh Dinas PUPR Muna,” urainya. (B/ST)

 

Laporan: Nasrudin

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan