SULTRATOP.COM, KENDARI — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap keselamatan dan operasional penerbangan. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) sementara berstatus closed berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26, Senin (7/9/2026).
Penutupan operasional tersebut berlaku mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dengan mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.
Kondisi tersebut turut berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Kendari–Jakarta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat lima penerbangan dengan total 761 penumpang yang terdampak.
Berikut daftar penerbangan yang terdampak:
Pelita Air – IP811
Contact Center: 0811 7110 800
Citilink – QG331
Sebanyak 22 penumpang dijadwalkan ulang (reschedule) untuk penerbangan pada 8 September 2026.
Contact Center: 0804 1 080808
Batik Air – ID6723
Contact Center: 0811 1938 0888
Garuda Indonesia – GA605
Kantor Cabang Garuda Indonesia Kendari: WhatsApp 0811 4006 737
Customer Service Bandara Haluoleo: WhatsApp 0811 4096 605
Super Air Jet – IU259
Contact Center: 0811 1938 0888
Penanganan penumpang yang terdampak dilakukan oleh masing-masing maskapai sesuai ketentuan yang berlaku. Bentuk penanganan antara lain berupa penjadwalan ulang penerbangan (reschedule/rebooking) dan/atau pengembalian biaya tiket (refund), sesuai ketentuan dan kebijakan masing-masing maskapai.
Humas Bandar Udara Haluoleo Kendari, Nurlansyah, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dan pemantauan bersama maskapai serta pemangku kepentingan terkait guna memastikan penanganan penumpang terdampak berjalan dengan baik.
“Untuk kepastian normalisasi penerbangan rute Kendari–Jakarta, operasional akan menyesuaikan perkembangan kondisi keselamatan penerbangan serta informasi resmi dari otoritas penerbangan dan masing-masing maskapai,” ujarnya.
Nurlansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang terdampak akibat kondisi tersebut.
“Kami meminta maaf kepada seluruh penumpang tujuan Jakarta maupun sebaliknya atas ketidaknyamanan yang dihadapi saat ini,” kata Nurlansyah kepada Sultratop.com, Senin (7/9/2026).
Ia juga mengimbau calon penumpang untuk memastikan status penerbangannya melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara dan mengikuti perkembangan informasi penerbangan secara berkala. (A/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati



















