SULTRATOP.COM, KENDARI – Sebagai wujud kepedulian dan kepekaan terhadap sesama, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari menggelar aksi penggalangan dana bagi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
Puluhan mahasiswa dari berbagai aliansi di lingkungan UM Kendari turun ke jalan. Mereka menghampiri kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas sembari mengajak para pengendara untuk berpartisipasi meringankan beban para korban bencana.
Aksi tersebut berlangsung di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas lalu lintas, di antaranya Persimpangan Pasar Baru dan Simpang Empat Pasar Panjang. Di tengah padatnya arus kendaraan, para mahasiswa tetap bersemangat mengetuk pintu hati para pengendara untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka bagi korban gempa di NTT.
“Kami membawa kardus-kardus sederhana yang berisi harapan dan senyum. Ini merupakan bentuk tindakan nyata kami sebagai mahasiswa untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di sana,” ungkap Ketua BEM Fakultas Hukum UM Kendari, Indra Fanayan, kepada Sultratop.com, Senin (24/8/2026).
Indra mengatakan, bencana alam yang melanda NTT tidak hanya merusak bangunan dan tempat tinggal, tetapi juga merenggut rasa aman serta kenyamanan masyarakat yang selama ini hidup di balik dinding rumah mereka.
Meski terbentang jarak ratusan kilometer, mahasiswa Fakultas Hukum UM Kendari tidak menjadikan jarak sebagai penghalang. Di bawah terik matahari, mereka terus menyapa setiap kendaraan yang melintas, berharap uluran tangan dan kebaikan masyarakat dapat membantu meringankan penderitaan para korban.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi untuk membantu korban bencana di NTT. Seluruh empati dan kepedulian ini akan kami sampaikan. Semoga bantuan tersebut dapat dirasakan langsung oleh ibu dan bapak kita yang saat ini berada di tenda-tenda pengungsian,” ucap Indra.
Menurutnya, aksi solidaritas tersebut menjadi pengingat, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Hukum UM Kendari, bahwa rasa simpati dan kepedulian terhadap sesama harus terus hidup di tengah kehidupan mahasiswa.
Seluruh donasi yang berhasil dihimpun kemudian diserahkan kepada Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (LAZISMU). Donasi tersebut selanjutnya akan disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di tenda-tenda pengungsian. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati


















