21 May 2024
Indeks

Penyebab, Gejala dan Pencegahan Tipes

  • Bagikan
Gejala Tipes
Ilustrasi orang yang mengalami gejala tipes berupa demam. (Gambar: Pixabay)

SULTRATOP.COM – Penyebab sakit tipes adalah Salmonella typhi. Bakteri yang sumber kontaminasinya lewat air dan makanan ini menyerang saluran usus. Bagi Anda yang senang bepergian jauh, sangat penting untuk dapat mengenali penyebab, gejala, dan pencegahan tipes ini.

Infeksi Salmonella typhi menimbulkan gejala di seluruh tubuh sehingga kesehatan Anda otomatis terganggu. Setelah masuk ke dalam tubuh, gejala tipes seperti demam dan ruam berangsur-angsur muncul setelah masa inkubasi.

Iklan Astra Honda Sultratop

Penyakit tipes sering terjadi di berbagai tempat seperti Asia Tenggara, Amerika Tengah dan Selatan, dan Afrika, dan lazim terjadi berulang kali. Tipes adalah penyakit menular yang umum di Jepang dari awal periode Showa hingga akhir perang, tetapi dengan perbaikan lingkungan sanitasi, kejadiannya langsung menurun.

Penanganan tipes atau demam tifoid adalah dengan antibiotik. Sekitar 10% pasien mengeluarkan bakteri dalam tinja selama tiga bulan setelah timbulnya penyakit, yang kemudian menjadi sumber infeksi ke orang lain.

Selain itu, 2 hingga 5% pasien mungkin memiliki bakteri di kantong empedu, dan dapat menjadi pembawa asimtomatik (positif tipes tetapi tidak memberikan gejala klinis). Makanya tipes tergolong sebagai penyakit menular.

Penyebab Tipes

Satu-satunya bakteri penyebab tipes adalah Salmonella typhi, yang hanya terjadi pada manusia. Infeksi terjadi melalui konsumsi oral (melalui mulut) yang berkaitan dengan feses dan urin pasien simtomatik (kondisi yang menunjukkan gejala) dan pembawa asimtomatik, serta tangan, makanan, dan air yang terkontaminasi.

Bepergian ke luar negeri, di mana tipes merajalela, sering menjadi pemicu infeksi. Namun tak hanya itu, perlu kehati-hatian karena makanan impor yang dapat disimpan lama (makanan beku) juga dapat menjadi sumber infeksi jika terkontaminasi Salmonella typhi.

Gejala Tipes

Ketika bakteri Salmonella typhi masuk ke dalam tubuh secara oral (berkaitan dengan yang masuk ke mulut), gejala biasanya muncul secara bertahap setelah masa inkubasi 8 hingga 14 hari. Gejala yang paling umum adalah demam tinggi 38-39°C.

Diare atau sembelit, rosacea (ruam merah muda pucat di punggung dan perut), dan pembengkakan hati dan limpa dapat terjadi. Kadang-kadang, usus berdarah atau berlubang (berlubang), yang dapat mengancam jiwa. Dalam kasus tertentu, membutuhkan waktu sekitar 4 minggu untuk pulih.

Jika Anda mengalami demam tinggi sesaat setelah bepergian ke luar negeri, maka terbuka kemungkinan itu adalah tipes. Diagnosis tipes adalah dengan mengumpulkan darah, tinja, empedu, dan lain-lain untuk mendeteksi Salmonella typhi.

Untuk mengobati sakit tipes biasanya dengan konsumsi antibiotik. Dengan menggunakan antibiotik yang efektif melawan Salmonella typhi, gejala lebih cepat membaik dan risiko kematian menurun. Jika Anda mengalami gejalanya, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

Pencegahan Tipes

Tindakan pencegahan terbaik adalah mencuci tangan secara menyeluruh (setelah menggunakan kamar kecil dan sebelum memasak/makan). Penting juga untuk menghindari makan sayuran mentah, buah-buahan, air mentah, dan es saat bepergian ke daerah endemik tipes.

Vaksin terkadang dapat Anda gunakan untuk tujuan pencegahan saat bepergian ke daerah endemik seperti Asia Selatan. (===)

Sumber: Medicalnote.jp



google news sultratop.com
Penulis: Tim Konten Kreator
  • Bagikan