SULTRATOP.COM, KENDARI – Sebanyak 33 personel SAR diterjunkan untuk membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari sejak Sabtu (9/5/2026). Tim rescue dikerahkan setelah hujan deras mengguyur ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra)tersebut dan menyebabkan sejumlah titik terendam banjir.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin mengatakan, pengerahan personel dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Komandan Regu (Danru) tim rescue yang tengah melaksanakan siaga mobile di lapangan.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 10.50 WITA dan menyebutkan adanya beberapa titik banjir yang membutuhkan bantuan evakuasi warga.
“Begitu laporan diterima, kami langsung memberangkatkan tiga tim rescue ke lokasi terdampak,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, sebanyak tiga tim rescue dengan total 33 personel diberangkatkan sekitar pukul 11.05 WITA untuk melakukan operasi SAR dan membantu masyarakat terdampak banjir.
Dalam operasi tersebut, tim SAR membawa sejumlah perlengkapan pendukung, mulai dari rescue car, truk personel, rubber boat, peralatan SAR evakuasi, perlengkapan medis, alat komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan lainnya.
Petugas juga harus menghadapi kondisi cuaca yang masih diguyur hujan dengan posisi air laut sedang pasang. Kondisi itu membuat proses evakuasi dan pemantauan di lapangan berlangsung lebih menantang.
Berdasarkan perkiraan, air diprediksi mulai surut sekitar pukul 21.00 WITA. Amiruddin menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap korban maupun warga terdampak di sejumlah lokasi banjir.
Tim SAR gabungan juga tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya titik genangan apabila hujan terus berlangsung di wilayah Kota Kendari. (b-/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani



















