SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Antar-dojo Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) se-Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan di RH Sport Center, Desa Sukadamai, Kecamatan Tiworo Tengah, Sabtu (14/2/2026).
Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ali Basa yang didampingi Ketua Umum Pengprov Lemkari Sultra, La Ode M Rajiun Tumada, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra yang juga Ketua Umum Forki Sultra, La Ode Daerah Hidayat, jajaran pengurus Lemkari Sultra, serta disaksikan para wasit, pelatih, atlet, dan ofisial dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Kejurda ini diikuti 18 kontingen yang terdiri atas ratusan karateka dari berbagai dojo kabupaten/kota di Sultra. Kegiatan tersebut berlangsung pada 14 hingga 16 Februari 2026.
Ali Basa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyelenggaraan kejuaraan ini di Muna Barat. Ia menilai Kejurda karate menjadi ajang penting dalam pembinaan atlet sekaligus mempererat silaturahmi antar-dojo.
“Saya mengucapkan selamat bertanding. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan, mempererat persaudaraan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Kalah dan menang adalah hal biasa dalam pertandingan, namun yang terpenting adalah semangat juang, disiplin, dan sikap hormat kepada lawan,” ujar Ali Basa.
Sebagaimana filosofi karate yang mengedepankan pembentukan karakter, Ketua DPC PDI Perjuangan Muna Barat itu berharap melalui kegiatan ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.
Ia juga berharap para atlet menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kejuaraan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
“Kejurda ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang generasi muda. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet karate berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” tuturnya.
Ia menambahkan, dalam kejuaraan ini banyak atlet usia dini yang menjadi harapan daerah hingga bangsa dalam meraih prestasi. Menurutnya, ajang ini merupakan momentum yang tepat untuk mencetak atlet-atlet berkarakter dan berintegritas tinggi.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Lemkari Sultra, La Ode M Rajiun Tumada, mengatakan Kejurda karate antar-dojo Lemkari kali ini diikuti berbagai daerah, di antaranya Kota Kendari, Konawe, Bombana, Baubau, Buton, Konawe Selatan, Kolaka, Muna, Konawe Kepulauan, Wakatobi, dan Muna Barat. Ia juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen kabupaten/kota di Sultra yang hadir di Muna Barat.
“Kejurda karate antar-dojo Lemkari se-Sultra ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Muna Barat. Selama ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Kendari dan satu kali di Kota Baubau. Saya juga meminta seluruh pengurus dan atlet untuk wajib hadir serta berpartisipasi dalam kejuaraan yang diselenggarakan di Muna Barat ini,” ucapnya.
Mantan Bupati Muna Barat itu juga berpesan kepada wasit dan juri agar selalu menjaga netralitas. Ia menambahkan, pada setiap event nasional, Lemkari selalu mengirimkan atlet untuk mewakili Sultra dengan kontribusi mencapai 40 hingga 50 persen.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen. Selamat datang di Kabupaten Muna Barat. Junjung tinggi sportivitas dan raih prestasi,” pungkasnya. (B/ST)
Laporan: Adin



















