17 October 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kebakaran Malam Hari di Puuwatu Kendari, Api Hanguskan Kamar Rumah Warga

  • Bagikan
Kebakaran Malam Hari di Puuwatu Kendari, Api Hanguskan Kamar Rumah Warga
Kondisi ruangan kamar yang terbakar hangus di kompleks Perumahan Pesona King Adam II, Kelurahan Watulondo, Selasa (24/3/2026). (Foto: Istimewa)

‎‎SULTRATOP.COM, KENDARI – Kebakaran malam hari menghebohkan warga di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (24/3/2026). Api tiba-tiba muncul dan dengan cepat menghanguskan salah satu kamar rumah warga di kompleks Perumahan Pesona King Adam II, Kelurahan Watulondo.
‎
‎Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar hingga berhamburan keluar rumah setelah mendengar teriakan minta tolong. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas.
‎
Informasi yang dihimpun, rumah yang terbakar hanya mengalami kerusakan ringan. Meski begitu, bagian kamar yang menjadi sumber api dilaporkan hangus. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
‎
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku awalnya tidak mengetahui adanya kebakaran. Ia baru menyadari setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan.
‎
“Saya kurang tahu ini terbakar karena apa. Kebetulan dengar orang lari-lari sambil teriak, jadi saya keluar periksa, ternyata memang ada rumah terbakar, jadi segera cari bantuan,” ujarnya.
‎
Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 22.14 Wita. Petugas kemudian mengerahkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
‎
“Setibanya di lokasi, kami langsung melakukan pemadaman pada api yang menjalar ke sisi ruangan kamar dan atap, agar tidak merembet ke bagian rumah lainnya,” kata Martoyo.
‎
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Siska, api pertama kali diketahui setelah terdengar suara seperti benda terbakar dari arah kamar. Saat diperiksa, api sudah membesar dan mulai menjalar ke bagian plafon rumah.
‎
Petugas berhasil memadamkan api dan dilanjutkan dengan proses pendinginan serta pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
‎
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta, meliputi kerusakan pada bagian kamar dan sejumlah barang di dalamnya.
‎Martoyo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama periode Lebaran Idul Fitri, dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
‎
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan PLN, kepolisian, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran. (B/ST)
‎
‎
‎
Laporan: Bambang Sutrisno

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan