SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Komitmen membangun masa depan Pulau Muna tak berhenti pada wacana. Bupati Muna Barat La Ode Darwin memilih turun tangan langsung, menyatakan kesiapan mengucurkan dana pribadi demi memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan menyiapkan sumber daya manusia unggul dari kampus lokal.
Komitmen tersebut ditegaskan Darwin saat menghadiri Dies Natalis Universitas Karya Persada Muna (UKPM), Selasa (13/1/2026) malam. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas dosen serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Muna Barat yang menempuh pendidikan di UKPM, sebagai bagian dari visi besar pemerintahannya bersama Wakil Bupati Ali Basa melalui program satu rumah satu sarjana.
“Secara khusus malam ini saya sengaja mengajak Kepala Dinas Pendidikan hadir bersama saya agar bisa langsung berkoordinasi dengan pihak UKPM. Kita ingin mengambil tanggung jawab untuk mendukung kampus lokal di wilayah Pulau Muna agar ke depan menjadi kebanggaan orang Muna,” ujar Darwin di hadapan ratusan alumni dan civitas akademika UKPM.
Selain mendukung peningkatan kapasitas tenaga pengajar, Darwin juga menyampaikan akan menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa Muna Barat yang sedang menempuh pendidikan, utamanya bagi mereka yang kuliah di perguruan tinggi lokal.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada perguruan tinggi di wilayah ini agar dapat bertahan dan berkembang secara berkualitas.
“Kita akan hitung dulu kemampuan APBD kita. Namun target awal, minimal 100 slot beasiswa akan kita maksimalkan. Dan ini khusus untuk mahasiswa Muna Barat,” tegasnya.
Tak hanya mengandalkan APBD, Darwin juga menegaskan komitmen pribadinya untuk ikut menanggung pembiayaan peningkatan pendidikan dosen UKPM.
“Ilustrasinya begini, kalau misalnya anggaran daerah untuk beasiswa dosen sebesar Rp300 juta, maka Rp100 jutanya akan saya tanggung dari dana pribadi,” ungkap Darwin yang disambut tepuk tangan meriah para dosen UKPM yang hadir.
Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara itu menilai, sudah saatnya Pulau Muna memiliki kampus berkualitas agar mahasiswa daerah tidak harus menempuh pendidikan ke luar daerah. Ia memaparkan besarnya potensi kebocoran ekonomi akibat mahasiswa kuliah di luar Muna.
“Kalau misalnya ada 15 ribu mahasiswa dari Muna dan Muna Barat yang kuliah di luar, dengan rata-rata biaya hidup dan kuliah Rp1,5 juta per bulan, maka sekitar Rp7 miliar uang masyarakat kita beredar di luar Muna setiap bulannya,” jelasnya.
Karena itu, menurut Darwin, keberadaan UKPM serta salah satu perguruan tinggi di Muna Barat, yakni ITKBM Muhammadiyah, harus didukung agar mampu menampung animo studi masyarakat lokal.
“Kita ingin dua kampus ini tumbuh dan berkembang, agar bisa menampung mahasiswa kita sendiri. Paling tidak, uang masyarakat yang selama ini beredar keluar bisa berputar di Pulau Muna,” tambahnya.
Sementara itu, di akhir acara, Rektor UKPM, Prof. Usman Rianse, mengumumkan bahwa bantuan yang dijanjikan Bupati Muna Barat, khususnya yang bersumber dari dana pribadi, akan segera direalisasikan.
“Untuk bantuan dari APBD tentu harus menyesuaikan regulasi. Namun bantuan pribadi dari Pak Bupati akan mulai efektif disalurkan pada Februari tahun ini, khususnya bagi dosen yang sedang menempuh studi pascasarjana dan doktoral,” ungkap mantan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) tersebut, yang kembali disambut tepuk tangan hadirin.
Dia pun menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Muna Barat atas dukungan dan sumbangan yang diberikan. Bantuan itu sangat berarti bagi UKPM apalagi saat ini pihaknya tengah membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama dari pemerintah daerah. (*/ST)
Laporan: Adin


















