SULTRATOP.COM, KENDARI – Ketua Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr. Baru Sadarun, resmi masuk bursa calon rektor setelah mendaftarkan diri pada Kamis (21/5/2026).
Kehadiran Dr Baru Sadarun menambah dinamika persaingan setelah sebelumnya dua nama telah lebih dulu mendaftar, Prof. Ruslin dan Prof. Takdir Saili. Ia datang dengan penuh keyakinan dan membawa perspektif berbeda, yakni pengalaman memimpin dari level jurusan.
Menurutnya, posisi jurusan menjadi fondasi utama dalam tata kelola perguruan tinggi karena berbagai indikator kemajuan universitas justru berawal dari unit terkecil tersebut.
“Kalau semua rektor atau calon rektor memiliki pengalaman dari ketua jurusan, tentu perhatian terhadap jurusan akan lebih besar karena di situlah akar pengelolaan perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, banyak persoalan strategis kampus yang bermula dari jurusan, mulai dari pengelolaan akademik, peningkatan kualitas dosen, hingga capaian akreditasi.
Karena itu, jika persoalan di tingkat jurusan dapat diselesaikan sejak awal maka dampaknya akan dirasakan hingga tingkat fakultas bahkan universitas.
Salah satu gagasan yang dibawanya dalam pilrek kali ini adalah penguatan dukungan operasional bagi jurusan.
Menurut Dr. Baru Sadarun, keberadaan dana operasional khusus sangat penting untuk mendukung pengembangan program studi dan mempercepat peningkatan kualitas akademik.
“Kalau jurusan bermasalah, tentu efeknya akan sampai ke fakultas dan universitas. Karena itu penguatan di level bawah menjadi sangat penting,” katanya.
Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Di bawah kepemimpinannya, Jurusan Ilmu Kelautan disebut berhasil meraih akreditasi internasional dan menjadi satu-satunya program di lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO yang memperoleh capaian tersebut.
Prestasi itu menjadi modal baginya untuk melangkah ke tingkat yang lebih besar.
Ia menilai keberhasilan mengelola unit kecil dapat menjadi pijakan untuk membangun universitas secara menyeluruh apabila mendapat kepercayaan memimpin.
“Saya sudah membuktikan di level jurusan. Kalau diberi amanah di tingkat universitas tentu yang dibutuhkan adalah kolaborasi seluruh pihak, termasuk stakeholder,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof. Ali Bain, membenarkan bertambahnya jumlah pendaftar bakal calon rektor. Ia menyebut, hingga saat ini sudah terdapat tiga kandidat yang resmi mendaftarkan diri, termasuk Dr. Baru Sadarun sebagai pendaftar ketiga.
“Alhamdulillah sampai hari ini sudah ada tiga calon rektor. Pak Dr. Sadarun menjadi kandidat ketiga dan kemungkinan masih akan bertambah,” ujarnya.
Prof. Ali menambahkan, panitia telah melakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen persyaratan yang diserahkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh berkas yang dipersyaratkan telah dipenuhi secara lengkap.
Tahapan berikutnya, panitia akan melakukan proses verifikasi aktif dan kolegial terhadap seluruh dokumen yang masuk sebelum masuk ke tahapan selanjutnya dalam Pilrek UHO 2026. (B/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati














