SULTRATOP.COM, KENDARI – Prof. Ida Usman, salah satu calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp1.119.957.968 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025.
Aset yang dilaporkannya didominasi kepemilikan tanah dan bangunan di Kota Kendari dan Kabupaten Muna, disusul kendaraan, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.
Berdasarkan data LHKPN yang disampaikan pada 19 Februari 2026, laporan harta kekayaan Prof. Ida Usman telah berstatus verifikasi administratif lengkap. Saat menyampaikan laporan tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UHO di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Dari total harta yang dilaporkan, aset berupa tanah dan bangunan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Rp704.500.000. Aset tersebut terdiri atas tanah dan bangunan seluas 2.131 meter persegi/108 meter persegi di Kota Kendari senilai Rp426.200.000; tanah seluas 844 meter persegi di Kota Kendari senilai Rp168.800.000; tanah dan bangunan seluas 237 meter persegi/54 meter persegi di Kabupaten Muna senilai Rp59.250.000; serta tanah seluas 201 meter persegi di Kabupaten Muna senilai Rp50.250.000.
Prof. Ida Usman juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp154.000.000. Kendaraan tersebut meliputi tiga unit sepeda motor Honda, sebuah Toyota Kijang SX tahun 2003 senilai Rp35.000.000, dan Toyota Innova tipe G tahun 2012 senilai Rp100.000.000.
Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp52.350.000 dan kas serta setara kas sebesar Rp209.107.968.
Dalam laporan tersebut, Prof. Ida Usman tidak mencantumkan kepemilikan surat berharga maupun harta lainnya. Ia juga tercatat tidak memiliki utang, sehingga total harta kekayaannya tetap sebesar Rp1.119.957.968.
Dari tiga calon Rektor UHO yang telah mengerucut ke tahap akhir pemilihan, kekayaan Prof. Ida Usman Rp1,11 miliar berada di bawah dua calon rektor lainnya, yakni Prof. Takdir Saili yang melaporkan harta sebesar Rp3,87 miliar dan Dr. Herman dengan total kekayaan Rp2,56 miliar. (===)
Editor: Muhamad Taslim Dalma













