3 October 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Babak Baru Pertanian Modern Kolaka Utara: Benih hingga Teknologi Drone Disiapkan

  • Bagikan
Babak Baru Pertanian Modern Kolaka Utara: Benih hingga Teknologi Drone Disiapkan
Pengujian pola tanam modern di Desa Pundoho, Kecamatan Pakue Utara, Kolaka Utara, Sabtu (3/10/2026).

SULTRATOP.COM, KOLAKA UTARA – Kolaka Utara (Kolut) memasuki babak baru dalam pengembangan pertanian modern. Melalui program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PMAAS), pemerintah mulai menguji pola tanam modern di Desa Pundoho, Kecamatan Pakue Utara, dengan dukungan benih, pupuk, pengelolaan air, hingga teknologi drone untuk mendorong produktivitas padi.

Pelaksanaan program PMAAS tersebut berlangsung di areal persawahan Desa Pundoho, Kecamatan Pakue Utara, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung target perluasan tanam Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 17.533 hektare.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara Muhammad Idrus, Wakil Ketua DPRD Muhammad Syair, Ketua Komisi II DPRD Busra, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka Utara Nusba Nuhung, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kamal Mustafa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Patehuddin, Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara Kamri Alwi, penyuluh serta para petani.

Dalam sambutannya, Sekda Kolaka Utara Muhammad Idrus mengatakan PMAAS merupakan pendekatan peningkatan produksi padi melalui penerapan sistem pertanian modern.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, pola tanam disertai pengaturan kebutuhan benih, pupuk, air dan pengelolaan tanaman sesuai kondisi hamparan.

“Pada penanaman yang lebih padat dan dilakukan secara serentak dalam satu hamparan. Dengan pola tanam serentak, pengelolaan lahan dan tanaman diharapkan lebih mudah, termasuk dalam pemanfaatan teknologi pertanian seperti penyemprotan menggunakan drone,” ujar Sekda Kolaka Utara, Sabtu (3/10/2026).Babak Baru Pertanian Modern Kolaka Utara: Benih hingga Teknologi Drone Disiapkan

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka Utara, Nusba Nuhung, mengatakan PMAAS merupakan program peningkatan produksi padi melalui pertanian modern yang kini mulai diuji coba di Desa Pundoho sebagai bagian dari upaya mendukung target perluasan tanam Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 17.533 hektare.

“Program peningkatan produksi padi melalui pertanian modern. Intinya program PMAAS. Yang kita ketahui melalui berbagai informasi, program ini bisa mencapai sampai 12 ton. Alhamdulillah pada hari ini kita laksanakan sebagai uji coba di Desa Pundoho. Mudah-mudahan hasilnya memuaskan buat petani kita,” kata Nusba.

Nusba menjelaskan, luas baku sawah Kolaka Utara berdasarkan data yang dimiliki mencapai 1.482,11 hektare. Sementara usulan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) mencapai 1.323,86 hektare.

Dari lahan baku sawah tersebut, sekitar 1.000 hektare disebut masih produktif, sedangkan sekitar 400 hingga 500 hektare belum produktif secara optimal.

Khusus Kecamatan Pakue Utara, hamparan sawah mencapai sekitar 170 hektare yang tersebar di lima desa, yakni Pundoho, Amoi, Teposua, Mateliono dan Pakue. Dari luasan tersebut, 135 hektare merupakan sawah irigasi dan 35 hektare sawah tadah hujan.

Sementara hamparan sawah di Desa Pundoho yang menjadi lokasi gerakan tanam mencapai sekitar 50 hektare.

Nusba juga menyampaikan persoalan kebutuhan benih. Tahun ini Kolaka Utara mendapatkan benih padi untuk areal sekitar 900 hektare dengan alokasi 25 kilogram per hektare.

Sementara berdasarkan perhitungan penyuluh, kebutuhan benih dalam penerapan PMAAS dapat mencapai sekitar 100 kilogram per hektare.

“Kalau kita menggunakan program PMAAS ini, kita masih kurang sampai 75 kilogram. Karena dalam satu hektare estimasi dari teman-teman PPL itu menggunakan satu kuintal, sedangkan bantuan dari kementerian hanya 25 kilogram,” jelasnya.

Karena itu, ia mengusulkan agar kebutuhan benih untuk penerapan PMAAS dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara, Kamri Alwi, menjelaskan dukungan pemerintah dalam penerapan PMAAS, mulai dari benih, pupuk hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Kamri mengatakan benih yang disiapkan untuk program PMAAS sebanyak 70 kilogram per hektare. Benih tersebut sedang menjalani proses uji mutu sebelum disalurkan kepada petani.

“Untuk PMAAS itu benihnya 70 kilo per hektare. Jadi teman-teman petani nanti akan mendapatkan 70 kilo. Benihnya sudah ada, lagi menunggu uji mutu,” jelas Kamri.

Menurutnya, pola PMAAS membutuhkan dukungan pemupukan yang disesuaikan dengan kepadatan tanaman. Ia mengatakan pupuk subsidi untuk petani yang masuk dalam program juga disiapkan dengan dosis yang disesuaikan.

Ia menjelaskan, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pola PMAAS adalah pengelolaan air. Lahan tidak harus terus-menerus direndam, melainkan dijaga dalam kondisi yang sesuai agar akar tanaman berkembang kuat.

Kamri juga mendorong agar penanaman dilakukan serentak dalam satu hamparan. Hal tersebut memungkinkan pengelolaan tanaman dilakukan secara bersama-sama dan membuka peluang penggunaan teknologi pertanian, termasuk penyemprotan menggunakan drone.

“Memang kami berharap hamparan ini seperti ini, jadi tanahnya tanam serentak supaya satu kali penanaman,” katanya.

“Tadi saya sudah keliling-keliling lihat kualitas kondisi airnya, lihat keadaan tanahnya. Kalau ini, saya yakin dan percaya bisa sampai 10 ton,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah daerah dan penyuluh melakukan pengusulan sesuai mekanisme sekaligus memastikan alsintan yang telah diterima dimanfaatkan secara optimal.

Gerakan tanam PMAAS di Pundoho menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi padi di Kolaka Utara sekaligus mendukung pencapaian target perluasan tanam Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 17.533 hektare. (B/ST)

 

Kontributor : Rusman Edogawa

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan