SULTRATOP.COM – Upaya modernisasi pertanian di Sulawesi Tenggara (Sultra) kian nyata setelah Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) mendistribusikan 162 alat dan mesin pertanian (alsintan) pada tahun 2025, membuka harapan baru bagi petani untuk bertani lebih cepat, efisien, dan berteknologi maju.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Prof Muhammad Taufik, mengatakan bahwa distribusi alsintan ini merupakan bagian dari program prioritas ketahanan pangan daerah. Dari total 162 unit yang disalurkan, terdiri atas 10 unit mesin panen, 52 Traktor Roda Empat (TR4), dan 100 Traktor Roda Dua (TR2).
“Bantuan ini telah dibagikan ke kelompok tani di berbagai daerah,” ungkapnya.
Taufik menjelaskan, penyediaan alsintan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan ketahanan pangan Sultra tetap terjaga, terutama di tengah tantangan perubahan iklim serta meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.
Ia menuturkan bahwa penggunaan alat pertanian modern ini menandai percepatan transformasi dari sistem pertanian tradisional menuju teknologi maju, mulai dari alat tanam, pengolahan, panen, hingga pemanfaatan drone pertanian.
“Kami ingin memastikan petani memiliki dukungan teknologi yang memadai. Dengan Alsintan yang lebih modern, proses tanam hingga panen bisa berjalan lebih cepat dan efisien,” jelas Taufik.
Bantuan alsintan ini juga menjadi bagian dari program jangka panjang peningkatan produktivitas pertanian. Menurut Taufik, penggunaan alat modern terbukti mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra pun menegaskan komitmennya untuk terus memantau penggunaan alsintan agar tepat sasaran serta memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi pangan daerah.
Program serupa direncanakan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. (Adv)

















